Komunitas Bobotoh Persib "VIBERS" Kecewa Dengan Managemen Panpel Piala Presiden 2022 di Bandung
(VIbers Komunitas Supporter Persib Bandung
CYBER88 | Bandung -- Komunitas Bobotoh Persib yang menamakan diri Vibers sangat kecewa terhadap Managemen Panpel di Piala Presiden 2022. Berbagai Korwil Vibers diantaranya Vibers Garut, Vibers Kuningan, Vibers Bogor, Vibers Cianjur, Vibers Setiawargi Tasikmalaya, Vibers Bekasi, Vibers Sumedang, Vibers Subang, Vibers Banjar, Vibers Cilacap, Vibers Dedemit Rancaekek, VIBERS Ciamis utara dan Vibers Langensari yang akan mengadakan pemberangkatan ke Stadion GBLA Bandung untuk mendukung Persib secara langsung ke Stadion GBLA Geudebage Bandung di Piala Presiden 2022 harus mengurungkan niatnya. Sebab, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) hanya menjual tiket Grup C Piala Presiden 2022 di aplikasi bernama PersibApps.
.jpg)
(VIBERS KUNINGAN)
Ketua Vibers Kuningan Ajat Vj dan Aple selaku Koordinator Ticketing di Vibers pusat, Sangat kecewa dengan situasi sekarang, Kala anggotanya dikerahkan dari kawasan Cilebak Kabupaten Kuningan untuk datang langsung ke Stadion GBLA langsung pupus sudah dengan alasan susahnya mendapatkan tiket untuk pertandingan Pembuka antara Persib Vs Bali United. (Sabtu, 11/07/2022).
Begitupun dengan Bang Dhao, Ketua Vibers Cianjur yang menumpahkan kekecewaannya kepada Panpel dengan mengarahkan anggota Vibers Cianjur untuk tetap mendukung Persib walau tidak secara langsung datang ke Stadion karena susahnya dalam mengupayakan tiket, "Untuk mengobati rasa kecewa dari anggota kami, Vibers Cianjur tetap kami arahkan untuk berdoa dan Nonbar saja, Karena bagi kami Persib adalah Harga mati", Ujar Bang Dhao saat di hubungi melalui Whatsapnya.

(VIBERS CIANJUR)
Begitupun dengan Vibers Bogor yang saat ini di Komandoi oleh Kang Iman Malisic, mereka tetap akan melakukan berbagai cara untuk tetap mendukung Persib agar juara di Piala Presiden 2022, kang Iman mengatakan bahwa " Kedepanya pihak Panpel harus kritis dengan kritik membangun dari para Bobotoh, dan jangan sampai terulang kembali kejadian seperti ini kedepanya, karena Bobotoh sangat kecewa dengan semua rencana yang telah diatur secara matang untuk datang langsung ke stadion agar bisa berteriak lantang dalam menyemangati persib buyar karena ketidak profesionalan Panpel". Pungkas Iman.

(VIBERS BOGOR)
Sementara dari Vibers Setiawargi Tasikmalaya yang di Pimpin oleh Aang Naga dan Nauval Paw mengkritik Panpel dengan sedikit emosi, Aang dan Paw mengatakan "Event ini sangat besar dan tingkat nasional, event ini bukan event tarkam, jadi Panpel pun jangan bekerja seperti akan menghadapi kompetisi antar kampung, seharusnya dari jauh jauh hari Panpel mempersiapkan segala halnya jangan serba mendadak seperti sekarang ini, Apalagi penjualan ticket sekarang dijual melalui aplikasi atau Online". Ungkap Aang dan Paw.

(VIBERS SETIAWARGI TASIKMALAYA)
Sementara Ketua Vibers Garut Ade Balok mengkritik Panpel dengan kesal dan bernada pedas "Ini Piala Presiden bukan Piala antar RT" ujar Ade Balok dengan kesal, kami mengikuti apapun anjuran dan aturan yang berlaku, tapi dari Panpel dan managemen pun harus sama sama Propesional dalam mengelola ajang ini, karena ribuan Bobotoh kecewa dengan kinerja yang seperti ini". Pungkas Ade Balok.
.jpg)
(VIBERS GARUT)
Sementara menurut Acil Dedengkot Vibers Langensari dan Asep Abang Ketua Vibers Banjar, mengatakan "Hal yang sepele tapi membuat hancur kenyamanan Bobotoh, Loyalitas kami dari Vibers Langensari dan Vibers Banjar tidak usah ditanya dan diragukan lagi, DIMANAPUN Persib berlaga kami selalu ada" ujar Acil dan Asep Abang.

(VIBERS LANGENSARI DAN KOTA BANJAR)
Lain lagi dengan Rahmat Ketua Vibers Sukasari yang akan tetap memberangkatkan anggotanya langsung ke Stadion "Kami dari Vibers Sukasari tetap akan memberangkatkan anggota kami ke stadion, Kami sangat kasian dengan anggota yang sudah rindu nyetadion, karena hampir tiga tahun kami tidak berangkat ke stadion akibat Pandemi COVID19". Ucap Rahmat.

(VIBERS SUKASARI)
Rendy ketua Vibers Sumedang mengatakan bahwa" Anggota Vibers Sumedang saya instruksikan untuk tidak berangkat langsung ke stadion, dan saya arahkan untuk Nonbar saja sambil berdoa agar Persib juara" Ujar Rendy.

(VIBERS SUMEDANG)
Sementara Dicky dan Ardi selaku motor penggerak Vibers Subang "Berhubung tiket susah untuk kami dapatkan maka kami dari Vibers Subang tidak memberangkatkan anggota ke Stadion besok, susah banget membuat pesanan tiket melalui Online". Kata Ardi dan Dicky.

(VIBERS SUBANG)
Menurut keterangan Direktur Utama PT PBB, Teddy Tjahjono, langkah tersebut diambil karena pihaknya menjalankan instruksi dari PSSI. Sesuai instruksi PSSI, bahwa, penjualan tiket Piala Presiden 2022 harus melaui online. Termasuk juga laga Persib Bandung.
"Tiket semua laga dijual di PersibApps. Kita koordinasi dengan teman-teman klub lain," kata Teddy di situs klub Persib.
Bukan hanya lewat PersibApps. Bobotoh dan pendukung tim lain yang tergabung di Grup C juga dapat memesan tiket pertandingan di situs resmi Persib.
Tapi Teddy memastikan, setiap pendukung yang membeli tiket di PersibApps, akan dijamin keamanannya. Sehingga tidak ada data bocor. Terlebih, calon pembeli mesti verifikasi melalui swafoto dengan KTP.
"Pasti ada jaminan keamanan. Makanya pakai NIK. Terhubung langsung ke aplikasi PeduliLindungi. Yang belum vaksin Covid-19 akan ketahuan. Calon penonton yang sukses beli tiket adalah mininal sudah dua kali vaksin," tambah Teddy.
Walikota Bandung Yana Mulyana mengatakan, kapasitas penonton di Piala Presiden 2022 akan tetap ada pembatasan, meski saat ini Kota Bandung sudah PPKM Level.
Menurutnya, jumlah kapasitas penonton di Stadion GBLA bisa berubah kala memasuki gelaran Liga 1 nanti. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi Covid-19 di Kota Bandung. (IRANINA).


Komentar Via Facebook :