Gerak Cepat, Roadshow Percepatan Penurunan Stunting di Medan

Gerak Cepat, Roadshow Percepatan Penurunan Stunting di Medan

CYBER88 | Medan - Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 23/D. I Kosek I Ibu Erin M. Nurdin didampingi Komandan Komando Sektor I Marsekal Pertama TNI Mohammad Nurdin, Para Asisten, seluruh Personel Kosek I beserta seluruh Pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 23/D.I Kosek I menyambut kedatangan Ketua Umum Dharma Pertiwi Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati (Hetty) 
Andika Perkasa beserta rombongan dalam kegiatan Roadshow percepatan penurunan angka stunting di Indonesia yang kesempatan kali ini dipusatkan di Komando Sektor I (Kosek I) di Kota Medan.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kepala BKKBN dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi yang disaksikan langsung Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa. 

Pelaksanaan tugas ini, BKKBN bersama dengan TNI-POLRI akan melakukan kegiatan roadshow ke-7 Provinsi dengan angka stunting tertinggi dan 5 Provinsi padat penduduk. (Kamis, 25/08/22) 

Acara diawali dengan pelayanan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Kegiatan ini berhasil melayani sebanyak 234 orang terdiri dari Implant 143 orang, Aiyudi 19 orang,

MOP dua orang dan MOW 79 orang, yang berasal dari masyarakat Kota Medan
berada dibawah kendali Dinas PPKB Kota medan. Pelayanan MKJP ini berjalan dengan baik tidak luput dari dukungan Dinas PPKB Kota Medan serta seluruh tenaga lini lapangan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan dana kompensasi secara simbolis dan dilanjutkan dengan 
interaksi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Baduta seputar optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam upaya pencegahan stunting.

Acara juga dimeriahkan dengan demo masak menu gizi seimbang bagi Ibu Hamil dan Baduta. Ny. Hetty Andika Perkasa yang didampingi oleh Ny. Erin M. Nurdin bersama dengan seluruh rombongan menyuguhkan menu-menu masakan sehat untuk mencegah stunting.

"Makanan sederhana dan alami yang tersedia di lingkungan sekitar kita sudah cukup untuk memenuhi gizi 
seimbang selama 1000 hari pertama kehidupan dan agenda seperti ini dapat diadopsi oleh seluruh Instansi Pemerintah, BUMN dan Swasta yang berada di Provinsi Sumatera Utara, ujar Erin M. Nurdin.

Kegiatan ditutup dengan pemberian bantuan paket makanan tambahan bernutrisi untuk baduta dan 
ibu hamil.Kapuskes TNI Mayor Jenderal TNI dr. Budiman, Sp.BP., R.E.(K), M.A.R.S., berkesempatan melaksanakan press conference mengatakan bahwa penyelenggaraan roadshow ini terselenggara dalam rangka penurunan angka stunting di Indonesia.

Perlu diketahui bahwa angka stunting Indonesia masih tinggi, hal ini dipengaruhi oleh perencanaan kelahiran dengan mengatur jarak kelahiran serta 
memperoleh makanan yang bergizi, sehat dan bersih. Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., akan mendukung program pemerintah ini dengan pengembangan 
SDM TNI dan fasilitas kesehatan sebagai percepatan penurunan angka stunting di wilayah-wilayah tertentu di Indonesia. 

Dankosek I mengatakan bahwa kolaborasi BKKBN dengan TNI merupakan strategi yang tepat dalam rangka pencapaian target Sumut Zero New Stunting. Saya yakin strategi kolaborasi ini akan berhasil sebab TNI sendiri memiliki jajaran yang luas (hingga masuk ke dalam lapisan masyarakat desa) seperti Babinsa.

Ketika mereka telah teredukasi mengenai stunting, ilmu tersebut akan diteruskan kepada masyarakat binaannya. Di situlah letak pentingnya kolaborasi, Tegas Dankosek I

Komentar Via Facebook :