Istana Megah Digeruduk!! Rumah Raja Judi Online Apin BK Digerebek Polda Sumut, Kini DPO
Istana raja judi online Apin BK yang digerebek Kapolda dan jajaran Polda Sumut
CYBER88 | Medan - Polda Sumatera Utara menggeledah rumah megah Apin BK, pemilik judi online di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang. Penggeledahan ini dilakukan setelah kasus tersebut naik ke tahap penyidikan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan sampai saat ini proses penggeledahan rumah Apin BK.
BACA JUGA Sesuai Amanah Kapolri Berantas Judi : Bagaimana Dengan Higgs Domino Island, Kapolres Siak Warning
"Hari ini penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penggeledahan rumah kediaman terduga pemilik judi online yang beberapa waktu lalu dilakukan penggerebekan oleh Kapolda Sumut," katanya saat diwawancarai, Jumat (19/8/2022). Sabtu, (20/08/22).
Dikatakan Hadi, langkah ini sebagai rangkaian upaya penyelidikan dan penyidikan. Ada "Terkait kasus ini sudah berada di tahap penyidikan," sebutnya.
BACA JUGA Kasat Reskrim Linter Sihaloho Sikat Habis Praktek Perjudian di Pasar Malam Kuansing
Kata dia, saat penggeledahan ditemukan sejumlah barang di rumah Apin BK yang berkaitan dengan proses penyidikan. Hadi mengucapkan rumah yang digeledah itu berada dalam kondisi kosong.
"Tadi kepala lingkungan dan security ikut juga. Nanti kita dalami sudah sejak kapan ini kosong," sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, Apin BK, pemilik Judi online di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang sampai hari ini belum berhasil ditangkap. Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak berjanji akan memburu Apin BK ke mana pun.
BACA JUGA Indikasi Markas Situs Judi Online Terbesar SeAsia Ada di Riau
Menurut Panca saat ini pihaknya sudah mencekal Apin BK untuk tidak bepergian ke luar negeri. Apabila Apin BK sudah terlanjur kabur ke luar negeri, Panca akan mencarinya.
"Saya sudah cekal yang bersangkutan. Kalau pun berangkat ke luar negeri saya akan cari," kata Panca, Selasa (16/8/2022).
Panca mengatakan terkait judi tersebut, pihaknya juga telah bekerja sama dengan PPATK. Pihaknya tengah menyelidiki aliran dana dari perjudian tersebut.
"Dari PPATK kita sudah bekerja sama untuk membuka semua rekening, kepada siapa aliran dana tersebut disampaikan dan ini akan membuka semua terkait dengan tindak pidana perjudian ini," ujar Panca.
Panca menyampaikan dengan dukungan semua pihak, polisi akan menertibkan dan membersihkan permainan judi di Sumut. **


Komentar Via Facebook :