Limbah Sampah Hyundai Di Buang Secara Serampangan

Limbah Sampah Hyundai Di Buang Secara Serampangan

CYBER88 I Cirebon - Limbah sampah dari PT Hyundai Engineering Construction di duga di buang secara serampangan, pasalnya sampah tersebut di temukan oleh warga di pinggir Jln. Makam Buyut Sibodri yang beralamat di Desa Kanci Wetan Kecamatan Astana Japura (Asjap)

Keberadaan sampah tersebut bau busuk menyengat dikeluhkan oleh warga setempat, salah satunya diungkapkan oleh Riyanto 29 Tahun Warga Desa Kanci Wetan, Sabtu 10/9/22

Ia mengungkapkan, sampah tersebut berada di tanah milik warga yang di kuasakan kepada Sobirin, dan pembuangan sampah tersebut diduga tanpa seizin pilik tanah.

Masih menurut Riyanto, pihaknya mengkhawatairkan akan datangnya musim hujan yang kemudian terjadi rembesan limbah di bawa oleh air hujan yang dapat menimbulkan bau busuk dan mencemari lingkungan pemukiman warga.

Atas kekhawatiran tersebut, Riyanto bersama warga dibantu oleh Kordinator Aliansi LSM dan warga lainnya, telah meminta dorongan kepada Kuwu Desa Kanci, agar sampah tersebut segera diangkut.

" Saya berharap kejadian seperti ini tidak lagi terjadi, pasalnya sampah tersebut sudah mengendap lebih dari satu minggu, jangan sampai terjadi pencemaran lingkungan, " tutur Riyanto dihadapan awak Media.

Ditempat yang sama, Kordinator Aliansi LSM Mohamad Jaenudin mengatakan, pihaknya berharap sampah tersebut segera diangkut dan jangan ada lagi sampah PT Hyundai di Desa Kanci.

Ia pun berharap kepada PT. Hyundai, jika bermitra pengelolaan limbah sebaiknya kelengkapan dokumen di verifikasi terlebih dahulu dengan teliti, sejauh mana kelengkapan dokumen tersebut, sehingga tidak terkesan serampangan dalam pengelolaan limbah sampah, " terangnya

" Lain kali jika bermitra dalam pengelolaan sampah harus dengan lembaga atau perusahaan yang profesional dan menguasai di bidangnya, sehingga tidak merugikan masyarakat.

" saya palah seneng jika pengelolaan limbah Hyundai ditangani secara profesional, " pungkasnya.

Dilain pihak Kuwu Desa Kanci Wetan Sunaryo yang di hubungi Via Handphon mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa sampah tersebut berasal dari PT. Hyundai yang di kelola oleh BUMDES dan Karang Taruna.

 " Sebenarnya Desa Kanci Sudah memiliki TPS sendiri, dan sudah memiliki izin dari LH dan lembaga terkait lainnya, namun karena sedang mengalami suatu hal, maka pembuangan sampah sementara dialihkan.

 " Kan engga mungkin sampah tersebut tetap diam di mobil atau dikembalikan ke Hyundai, jadi untuk sementara penanganannya di buang di tanah milik seorang warg " terang Sunaryo.

Menurutnya, pihaknya telah mminta izin kepada pemilik tanah dan juga berkordinasi dengan pemegang kuasa sewa tanah tersebut.

" Saya sudah meminta izin kepada pemilik tanah dan berkordinasi dengan penyewa, bahkan hari ini sampah tersebut sudah mulai di angkut.

" Ia mulai hari ini sampah sudah saya angkut, sebab pembuangan tersebut hanya bersifat sementara, dan nanti saya kirim bukti photonya ya Mas , " pungkas Sunaryo kepada.Media.Cyber. (Hadi)

Komentar Via Facebook :