Sejarah Komunitas Bobotoh Persib Bomber Paris Van Java
(Anggota Pengurus Bomber Paris Van Java)
CYBER88 | Kabupaten Bandung -- Keberadaan sepak bola dengan suporter tidak dapat dipisahkan, sehingga dapat dikatakan suporter merupakan pemain kedua belas. Komunitas secara tidak langsung akan mempengaruhi setiap anggotanya, atas apa yang mereka sampaikan atau pedoman dalam komunitasnya akan mempengaruhi perilaku laku suporternya. Apa yang digemari oleh komunitas akan berdampak pada individu yang bersangkutan yang berada dalam komunitas tersebut.
Mabes Bomber PVJ, diresmikan oleh Bomber pusat pada tanggal 27/02/09, yang menempati tiga wilayah yaitu, Majalaya, Ciparay, dan Rancaekek.
Sebelumnya nama Paris Van Java adalah Laskar The Bomber, yang berpusat di Ciparay dan di komandoi oleh Yanyan Otot, selang beberapa lama kemudian nama Yanyan pun risent dari kepemimpinan karena banyak kendala dalam menjalankan roda Organisasiannya, Sehingga jajaran kepengurusan Laskar yang di motori oleh Iwan Permana mengadakan rapat besar-besaran bersama wakil dari tiap daerah.

(Paul Arlega Fanhur Ketua Umum Bomber Paris Van Java)
Menurut Deni Fadilah,
akhirnya Bomber pusat merekomendasi bahwa Laskar The Bomber telah resmi berganti nama yaitu Bomber PVJ dan kursi kepemimpinan di gantikan oleh Paul Arlega Vanhur dari Rancaekek.
Bersama'an dengan itu Mabes PVJ yang dulunya berpusat di Ciparay akhirnya di pindahkan ke Rancaekek, dengan harapan supaya lebih kondusif dalam menjalankan Organisasi supaya lebih tertata lebih rapih.
Lanjut Mabes Bomber PVJ pun memisahkan diri dari Bomber Ciparay dan Majalaya, karena Dua wilayah itu masuk ranah Bandung Selatan sedangkan Rancaekek berada di wilayah Bandung Timur.
Sekarang Mabes Bomber PVJ menaungi wilayah Bandung Timur mencakup wilayah Nagreg sampai Cileunyi kurang lebih 15 Kecamatan dan bukan hal yang mustahil jika Mabes Bomber PVJ akan lebih semangat lagi dalam mensuport Persib maung Bandung tim kesayangan warga Bandung khususnya dan Jawa Barat pada umunya.(KANG HENDAR).


Komentar Via Facebook :