Tak Ada Titik Temu, Akhirnya Lahan Parkir Milik Pribadi Ditutup
CYBER88 | Gunungkidul – Warga lokal yang berdomisili di Pantai Slili dan Sadranan gelar aksi penutupan lahan penitipan kendaraan milik pribadi warga sekitar Pantai Slili dan Sadranan, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon, Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Jum'at (5/5/2023).
Setelah dua kali menggelar mediasi dengan Dinas Perhubungan namun belum ada titik temu akhirnya Jumat malam warga lokal (yang ada dilokasi Pantai Slili dan Sadranan) gelar aksi penutupan lahan penitipan milik pribadi.
Menurut Agus Budiharjo, Ketua Pokdarwis Slili, sangat disayangkan bagi Wisatawan yang hendak berlibur ke Pantai Slili jika harus membayar tiket parkir dua kali.
"Tahun 2016 aksi penutupan pernah digelar warga lokal Pantai Slili namun belum ada penyelesaian sampai saat ini." Kata Agus.
Warga meminta agar Dinas Perhubungan meninjau ulang lahan parkir yang sangat sempit dikawasan Wisata Pantai Slili.
"Pasalnya karena lahan yang sangat sempit akhirnya Wisatawan harus masuk dilahan penitipan milik pribadi warga yang berada di luar Pantai Slili dan harus membayar tiket juga," ujarnya.
Pertemuan mediasi telah dilakukan dua kali di Kalurahan Sidoharjo dan di kantor Dinas Perhubungan Gunungkidul. Namun belum ada titik temu kesepakatan , akhirnya warga lokal Pantai Slili harus menutup lahan penitipan pribadi milik warga.
Agus Budiharjo juga menyampaikan kepada awak Media Cyber88 agar Dinas Perhubungan meninjau ulang kantong parkir milik Dinas Perhubungan.
"Penarikan tiket parkir tersebut seharusnya di lokasi parkir sehingga ketika ada kerusakan, kehilangan dan yang lain dapat dipertanggung jawabkan oleh pengelola lahan parkir/penitipan tersebut." ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul Rahkmadian Wijayanto saat dimintai tanggapan, menyampaikan secara tertulis pernyataan dari Kabid PJU dan Perparkiran, Ely Siswanto.
Disampaikan jika, piihak dinas akan mengadakan musyawarah lagi dengan pemilik lahan parkir pribadi untuk mencari titik temu dan memastikan tidak ada salah satu yang dirugikan.
Masalah ini diharapkan segera dapat terselesaikan sehingga pengunjung pantai dapat memanfaatkan lahan parkir dengan aman dan nyaman.
(barli)


Komentar Via Facebook :