Pertemuan Rutin KTNA, Kurangnya Perhatian Pemerintah dan Pesiapan Hadapi Musim Penghujan

Pertemuan Rutin KTNA, Kurangnya Perhatian Pemerintah dan Pesiapan Hadapi Musim Penghujan

CYBER88 | Klaten — Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Manunggal Tani Kec. Trucuk menggelar Pertemuan Rutin setiap sebulan sekali setiap hari Selasa Kliwon,
untuk membahas masalah-masalah Pertanian yang dihadapi para Petani di wilayah Kec. Trucuk, Kab. Klaten. Bertempat di Aula Balai Ds. Wonosari, Kec. Trucuk, Kab. Klaten.  Selasa 12 /12/2023.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Trucuk diwakili Kasi Tumpek,  Widi Astuti S.Sos., Kapolsek Trucuk diwakili, AIPTU Dekon Mulyadi, Plh. Danramil 19 Trucuk diwakili, BATI KOMSOS, SERMA Sulis Kartijo, Anggota Babinsa Desa Wonosari, SERTU Mujiono, Koordinator PPL Kec. Trucuk,  Sudarno, SP beserta anggota, Kades Wonosari, Mulyanto, S.E beserta Perangkat Desa, Ketua KTNA Manunggal Tani,  Drs. Widodo, Ketua Kelompok Tani Desa se-Kec. Trucuk. PKD Wonosari, Joko Supriono.

Plt. Camat Trucuk diwakili Kasi Tumpek Widi Astutidalam sambutannya menyampaikan," semua kegiatan yang dilaksanakan pada siang ini tetap dilaksanakan secara rutin dan dengan pertemuan ini kita bisa bertemu teman-teman sehingga  dapat menambah kebahagiaan dan memperkuat silahturahmi serta tukar pikiran mengenai hal-hal yang dialami para petani."

Kades Wonosari disampaikan oleh  Mulyanto, S.E, "Kami selaku Pemdes Wonosari menyambut baik pertemuan KTNA dan saya titip pesen kepada wakil-wakil dari desa masing- masing yang mana masukan kami yaitu dapat memberikan manfaat petani didesa-desa masing-masing atau memberikan solusi dibidang pertanian sehingga hasil pertanian dilingkungan bapak-bapak semua dapat berjalan baik."

"Kami berharap kelompok tani tetap semangat dalam membantu pertanian diwilayahnya masing-masing, dan kami doakan kelompok tani sehat dan tanamannya juga sehat." imbuhnya.

Sementara itu Ketua KTNA Manunggal Tani Drs. Widodo, mengatakan "Untuk menghadapi musim hujan pertama Alhamdulillah para petani sudah bisa panen. Kami mohon kompensasi untuk pembelian bensin agar pengoperasional diesel dapat berjalan dengan baik dalam mengairi tanaman. Agar para petani tetap semangat dalam bertani/ bercocok tanam."

Masalah pupuk diwilayah kita update data sudah selesai, di Kab. Klaten ada pupuk 100 persen belum terserap oleh petani hal tersebut dipengaruhi beberapa hal dan Alhamdulillah untuk petani tidak kekurangan pupuk karena pilihan dalam memilih yang mana tidak bergantung kepada pupuk non subsidi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Wonosari yang telah menyediakan tempat dalam pertemuan KTNA semoga tidak halangan suatu apapun." tutupnya.(Eyang Panut)

Komentar Via Facebook :