Babinsa Koramil 20/Cawas Tinjau Tanggul Jebol Sungai Dengkeng, Warga Desa Japanan Diminta Waspada
CYBER88 | KLATEN – Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Cawas menyebabkan debit air Sungai Dengkeng meningkat hingga meluap. Akibatnya, tanggul di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, mengalami pengikisan dan jebol di sisi timur Dukuh Padon, sehingga merendam permukiman warga dan lahan pertanian.
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Sertu Priyanto, bersama Kepala Desa Japanan dan perangkat desa turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan pemantauan, Selasa (3/3/2026).
Dari hasil pengecekan di lapangan, luapan Sungai Dengkeng menggenangi sejumlah rumah warga serta merendam sekitar 10 hektare sawah yang ditanami padi berusia kurang lebih tiga bulan. Kerusakan tanggul di bagian timur Dukuh Padon menjadi titik paling krusial yang membutuhkan penanganan segera guna mencegah luapan susulan.
Sertu Priyanto menyampaikan bahwa keterlibatan aparat kewilayahan merupakan bagian dari tanggung jawab TNI dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
“Kami bersama pemerintah desa memantau langsung kondisi tanggul dan wilayah terdampak. Koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait agar penanganan tanggul yang terkikis dan jebol bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga mengimbau warga untuk tetap siaga terhadap kemungkinan kenaikan debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta segera melaporkan perkembangan situasi kepada aparat desa maupun Babinsa setempat.
Sinergi antara TNI AD melalui Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten dan pemerintah desa ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan warga. Kehadiran aparat di tengah bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempercepat langkah tanggap darurat guna meminimalkan dampak kerugian.
Kodim 0723/Klaten menegaskan komitmennya untuk terus responsif terhadap perkembangan situasi di wilayah binaan serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana demi terciptanya ketahanan wilayah yang tangguh dan kondusif. (Agus STP)


Komentar Via Facebook :