TMMD Kodim 0623 Cilegon Perkuat Edukasi Kesehatan Warga Lewat Posyandu di Tembulun
CYBER88 | CILEGON – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar Kodim 0623/Cilegon tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik.
Di Lingkungan Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, anggota TNI aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki bayi, balita, serta ibu hamil, agar rutin memanfaatkan layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Pengawas TMMD, Serka Joko, menjelaskan bahwa edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan TMMD. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap pentingnya layanan Posyandu perlu terus ditingkatkan.
“Kami berkolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya Posyandu, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak dan pola makan bergizi,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga terlihat aktif mengikuti penimbangan berat badan anak serta berkonsultasi terkait asupan gizi yang tepat.
“Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Mereka mulai memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, terutama bagi anak-anak,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Mekarsari, Fatoni, menyampaikan bahwa Posyandu di wilayahnya memiliki peran vital dalam pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Selain penimbangan bayi dan balita, Posyandu juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan sederhana bagi warga.
“Kegiatan Posyandu rutin kami laksanakan. Namun kali ini terasa lebih istimewa karena bersamaan dengan program TMMD, sehingga jangkauan pelayanan menjadi lebih luas,” katanya.
Menurutnya, kehadiran TMMD memberikan dampak nyata, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak.
Salah satu warga, Siti Aminah (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia mengatakan tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga pengetahuan baru tentang gizi anak.
“Biasanya cuma timbang saja, tapi sekarang dijelaskan juga soal makanan bergizi untuk anak. Jadi kami lebih paham bagaimana menjaga kesehatan keluarga,” ungkapnya.


Komentar Via Facebook :