TMMD 128 Kodim 0623/Cilegon Edukasi Pelajar soal Ketahanan Pangan dan Pertanian Modern
CYBER88 | CILEGON – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0623/Cilegon tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga menyentuh sektor edukasi masyarakat melalui kegiatan penyuluhan pendidikan dan ketahanan pangan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (8/5/2026) tersebut diikuti siswa dan siswi SMPN 1 Cilegon di wilayah sasaran TMMD. Para pelajar diberikan wawasan mengenai pentingnya ketahanan pangan serta dikenalkan dengan konsep pertanian modern yang kini berkembang dengan dukungan teknologi.
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori mengatakan, kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya sektor pertanian di masa depan.
Menurutnya, pelajar perlu diberikan pemahaman sejak dini bahwa pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan pangan nasional.
“Kami ingin generasi muda memahami bahwa ketahanan pangan adalah hal penting yang harus dijaga bersama. Jangan sampai regenerasi petani terputus,” ujar Imam Buchori.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, mayoritas petani saat ini sudah berusia lanjut. Kondisi itu dinilai menjadi tantangan serius apabila tidak ada generasi muda yang tertarik melanjutkan sektor pertanian.
Meski Kota Cilegon dikenal sebagai kawasan industri, Imam Buchori menegaskan wilayah pertanian dan persawahan masih tetap ada dan harus dipertahankan keberlangsungannya.
“Kalau tidak ada penerus, tentu ke depan akan menjadi persoalan besar. Karena itu kami ingin anak-anak muda mulai tertarik terhadap dunia pertanian,” katanya.
Menurutnya, pandangan masyarakat terhadap pertanian juga harus berubah. Saat ini sektor pertanian tidak lagi identik dengan cara tradisional, melainkan sudah berkembang menggunakan teknologi modern yang mampu meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diajak melihat langsung praktik pertanian dan perikanan, mulai dari budidaya tanaman pangan, pengelolaan kolam ikan, hingga mengenal tanaman hortikultura seperti cabai dan sayuran.
Ia berharap pengalaman praktik lapangan tersebut dapat membuka wawasan para siswa bahwa sektor pangan memiliki prospek jangka panjang yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
“Jangan hanya berpikir bekerja di industri atau perkantoran saja. Pertanian dan ketahanan pangan juga memiliki peluang besar dan akan selalu dibutuhkan,” tambahnya.
Melalui program TMMD ke-128 ini, Kodim 0623/Cilegon berharap muncul minat baru dari kalangan pelajar untuk ikut berkontribusi di bidang pertanian dan ketahanan pangan demi masa depan bangsa.
Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Herlinawati, mengaku senang dapat mengikuti penyuluhan tersebut. Ia menilai pembelajaran yang dilakukan langsung di lapangan membuat materi lebih mudah dipahami.
“Belajarnya seru karena langsung praktik di kebun. Saya jadi tahu kalau Cilegon bukan hanya kota industri, tapi juga ada pertanian dan agrobisnis. Banyak ilmu yang saya dapat dan ingin mencoba menanam di rumah,” ungkapnya.


Komentar Via Facebook :