TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon Hadirkan Cahaya Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis
CYBER88 | Pandeglang– Mata tua itu tampak berkaca-kaca saat perban mulai dibuka perlahan. Setelah bertahun-tahun hidup dalam pandangan yang kabur, puluhan warga akhirnya kembali melihat wajah keluarga mereka dengan lebih jelas melalui operasi katarak gratis yang digelar Kodim 0623/Cilegon dalam program TMMD ke-128, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut terlaksana berkat kerja sama Kodim 0623/Cilegon bersama Klinik Utama Mata Saruni dan Baznas Kota Cilegon. Sebanyak kurang lebih 50 warga kurang mampu mendapat kesempatan menjalani operasi tanpa dipungut biaya.
Bagi sebagian warga, keterbatasan ekonomi membuat mereka selama ini hanya bisa menahan sakit dan pasrah hidup dalam penglihatan yang terus menurun. Ada yang tak lagi mampu bekerja dengan normal, ada pula yang kesulitan sekadar melihat wajah anak dan cucunya sendiri.
Kasdim 0623/Cilegon Mayor Inf Subandi mengatakan, program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat, bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Klinik Utama Mata Saruni dan Baznas Kota Cilegon melaksanakan operasi katarak gratis bagi masyarakat. Semoga ini menjadi jalan agar warga bisa kembali melihat dengan jelas dan kembali menjalani hidup dengan lebih baik,” ujar Mayor Subandi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut menjalani operasi katarak karena proses medis saat ini sudah aman dan cepat.
“Kami ingin masyarakat tidak takut lagi operasi katarak. Penanganannya sekarang modern dan aman. Mudah-mudahan setelah operasi ini para pasien bisa kembali beraktivitas, bekerja, dan melihat orang-orang yang mereka sayangi dengan lebih jelas,” katanya.
Mayor Subandi turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kecil.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Klinik Utama Mata Saruni dan Baznas Kota Cilegon yang terus bersama Kodim 0623/Cilegon dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan untuk masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cilegon, Fajri Ali, mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp125 juta untuk membantu 50 pasien operasi katarak.
“Untuk satu pasien kami bantu sekitar Rp2,5 juta. Total kurang lebih Rp125 juta kami siapkan agar masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan kembali penglihatannya,” ujar Fajri Ali.
Suasana haru begitu terasa di ruang pemulihan. Beberapa pasien tak mampu menyembunyikan rasa syukur mereka setelah kembali melihat lebih terang. Di balik operasi sederhana itu, tersimpan harapan besar: agar tak ada lagi warga yang harus menjalani hari-hari dalam gelap karena keterbatasan biaya.


Komentar Via Facebook :