Anggaran Hampir Rp200 Juta, Kualitas Proyek Trotoar Jalan Taman Pahlawan Disorot Warga

Anggaran Hampir Rp200 Juta, Kualitas Proyek Trotoar Jalan Taman Pahlawan Disorot Warga

CYBER88 | Purwakarta – Proyek pemeliharaan trotoar di ruas Jalan Taman Pahlawan, Kelurahan Nagri Kaler, Kabupaten Purwakarta, menjadi sorotan publik setelah sejumlah warga mengeluhkan kualitas pekerjaan yang dinilai kurang memuaskan.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp193.589.000 dan dikerjakan oleh CV Dalista Karya. Proyek ini dijadwalkan berlangsung mulai 4 Mei hingga 2 Juli 2026.

Meski pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan, hasil pantauan di lapangan menunjukkan beberapa bagian trotoar yang dinilai kurang rapi. Sejumlah susunan paving block dan jalur pemandu bagi penyandang disabilitas tampak tidak rata di beberapa titik. Selain itu, terlihat adanya celah antar material serta kerusakan ringan pada sebagian area yang menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas konstruksi.

Selain aspek teknis, warga juga menyoroti tampilan trotoar yang dianggap kurang seragam dan belum mencerminkan penataan kawasan perkotaan yang baik. Padahal, trotoar tidak hanya berfungsi sebagai sarana pejalan kaki, tetapi juga menjadi bagian dari estetika dan wajah kota.

“Dengan anggaran yang hampir mencapai Rp200 juta, masyarakat tentu berharap hasil pekerjaan lebih rapi, kuat, dan nyaman digunakan. Jangan sampai baru selesai dikerjakan sudah terlihat kerusakan,” ujar Eman, warga Nagri Kaler, Kamis (18/6/2026).

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan teknis selama proses pengerjaan berlangsung. Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

Warga juga meminta agar pemeriksaan lapangan dilakukan secara cermat sebelum proyek dinyatakan selesai dan memasuki tahap serah terima pekerjaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan anggaran yang berasal dari uang rakyat benar-benar menghasilkan fasilitas publik yang berkualitas, aman, dan memiliki daya tahan yang baik.

Sebagai infrastruktur yang digunakan setiap hari oleh masyarakat, trotoar seharusnya dibangun dengan memperhatikan aspek kualitas, fungsi, keamanan, aksesibilitas, dan estetika. Karena itu, transparansi pelaksanaan pekerjaan serta pengawasan yang ketat menjadi hal yang sangat diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
(RM)

Komentar Via Facebook :