Sertijab Pergantian Kalapas Kelas IIA Karawang
CYBER88, Karawang – Lapas kelas II A Karawang gelar Sertijab (Serah Terima Jabatan) antara Kalapas lama dengan Kalapas Karawang yang baru yang bertempat di lapangan Lapas Karawang kelas II pada Jumat (03/01). Dalam sertijab tersebut, Lenggono Budi S.H., M.H. menggantikan Iskandar Basuki Irianto S.I.P., S.H., M.H. yang dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karawang Cellica Nurchadiana, Kajari Karawang Rohayatie, Dandim 0604 Medi Haryo, dan Kapolres Karawang AKBP. Arif Rachman, serta para pejabat dari berbagai instansi dan para tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Iskandar Basuki Irianto selaku Kalapas lama mengatakan bahwa, "Saya sangat bersyukur karena telah bertugas di Karawang kurang lebih selama 1 tahun 4 bulan bisa merasakan nuansa Lapas Karawang berjalan cukup menyenangkan dan merasa bangga karena staf disini bekerja sangat maksimal dan selebihnya mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang tepat dalam semasa tugas disini dan saya yakin pada Lenggono Budi selaku Kalapas baru, yang dengan pengalaman-pengalamannya, Lapas kelas IIA Karawang akan berjalan dengan lebih baik sebagaimana mestinya, dan pada kesempatan ini, saya mohon pamit untuk purna bakti,” tandasnya. Di tempat dan waktu yang sama, Lenggono Budi selaku penerima jabatan Kalapas Kelas II A Karawang menjelaskan bahwa, "Sebelum melaksanakan tugas sebagai Kepala Lapas Karawang, saya akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan akan melaksanakan apa yang telah dirintis Iskandar Basuki Irianto sebagai senior kami dan kami pun akan melakukan sinergitas dengan pemerintah,” ucapnya. Sementara itu, Liberti Sitinjak, S.H., M.H. dari Kementrian Hukum dan HAM Jawabarat mengatakan bahwa, "Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan Kalapas sebelumnya di Lapas Karawang menjadi contoh yang baik dan dapat dilanjutkan oleh Kalapas baru untuk menjadi tugas yang baru dan melanjutkannya, sehingga Lapas kelas II A Karawang pada 2020 mendatang akan lebih baik," harapnya lanjutnya, ia (Liberti Sitinjak.red) menegaskan, jika ada Lapas tidak disiplin akan kami evaluasi. Pasalnya, tidak pantas masyarakat melayani kita, namun kita yang harus bisa melayani masyarakat, jadi kita harus merubah mindset ASN, dilayani menjadi melayani. Karena kita bekerja untuk masyarakat dan dari 130 pegawai, kita harus fokus melayani publik, bahkan ditahun 2020, kami akan maksimalkan stake holder agar berfungsi dan bisa memecahkan masalah yang ada di Karawang ini. Jadi dengan demikian, di setiap Lapas tidak ada tempat-tempat mewah di dalamnya,” tegasnya. [Hys]


Komentar Via Facebook :