Amerika Serikat Memblokir Merk Dagang Asal Tiongkok

Perang Dagang China-AS, Kini Huawei Jadi Rival Google

Perang Dagang China-AS, Kini Huawei Jadi Rival Google

Cyber88.co.id, Jakarta – Perang dagang antara Amerika dan China berdampak pada perusahaan teknologi hingga Google menyatakan ponsel Huawei dan Honor tak lagi bisa menggunakan android tersertifikasi sekaligus mesin pencari Google Chrome. Tak putus asa, Huawei kembangkan mesin pencarian sendiri.

Meskipun masih sederhana, Huawei Search menawarkan hasil pencarian yang cukup lumayan. Akan tetapi mesin pencarian ini masih dalam tahap uji coba di UEA.

China masuk dalam daftar hitam oleh Pemerintah Amerika Serikat. Android yang pada tahun 2005 dibeli oleh Google.inc menjadi alasan akan diblokirnya produk smartphone Huawei secara penuh.

Pihak Huawei membutuhkan lisensi khusus guna berbisnis dengan perusahaan asal AS. Karena lisensi belum juga didapatkan, Huawei berinisiatif untuk mandiri demi mempertahankan pasarnya.

Tak hanya dalam mesin pencarian, Huawei pun turut mengembangkan layanan aplikasi pengganti Play Store dengan nama Appgallery dan OS pengganti Android bernama HarmonyOS sebagai antisipasi bila pengunaan OS Android juga diblokir oleh Google.

CEO Huawei, Ren Zhengfei mengatakan, kebijakan Pemerintah AS akan membuat rugi Google. Pasalnya, Huawei merupakan produsen smartphone terbesar kedua di dunia, yang akan menyebabkan Android akan kehilangan 800 juta penggunanya.

Komentar Via Facebook :