Keberadaan Median Jalan di Komplek Griya Tepian Lestari Samarinda di Keluhkan Warga Komplek

Keberadaan Median Jalan di Komplek Griya Tepian Lestari Samarinda di Keluhkan Warga Komplek

CYBER88.CO.ID | SAMARINDA - Pemisah fisik jalur lalu lintas yang berfungsi untuk menghilangkan konflik lalu lintas dari arah yang berlawanan (Median Jalan)  dengan maksud meningkatkan keselamatan lalu lintas, yang berada di perumahan Griya Tepian Lestari (Carpotek) Jl. Untung Suropati persisnya di pintu masuk gerbang perumahan ternyata dikeluhkan oleh warga perumahan tersebut. Hal ini cukup beralasan karena seringkali terjadi kecelakaan saat kendaraan roda empat memutar di lokasi tersebut, jum'at 20/03/2020.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan sulitnya parkir kendaraan roda empat, dengan lebar jalan dengan total sebesar 9 meter kemudian ditambah median sehingga menjadi 4 meter ini justru mempersulit bila ada kendaraan yang cukup ramai di tempat itu.

Bambang, Ketua RT 19 saat dikonfirmasi mengatakan bahwa keberadaan median itu justru menyulitkan warga. "Sejak awal memang saya tidak menyetujui karena median tersebut justru mempersempit arus lalu lintas di situ. Dan saya juga bingung tujuannya apa dibuat dua jalur tersebut, karena jalan ini bukan jalan raya" ungkapnya.

Sementara Yophan Sofyan Ketua RT 18 menjelaskan bahwa pembangunan median merupakan satu paket dari proyek pengecoran jalan dan saat awal pembangunan telah diperlihatkan rancangan gambar namun tanpa memperlihatkan RAB namun apabila warga berkehendak yang lain saya mempersilahkan saja yang penting demi kepentingan orang banyak. " Ujarnya

Saat awak media cyber88.co.id mengkonfirmasi ke warga, ternyata semuanya memang merasa keberatan atas median yang membelah jalan menjadi dua jalur tersebut karena mengakibatkan banyaknya kecelakaan di tempat itu dan warga juga tidak pernah mengetahui sosialisasi mengenai rencana pembangunan median itu, ujar masyarakat.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh media diketahui bahwa warga sejak awal tidak mengetahui dan tidak adanya sosialisasi mengenai pembangunan dua jalur itu dan warga berharap agar median tersebut sebaiknya di ratakan dan dijadikan satu jalur saja atau dikembalikan seperti sediakala sebelum dibangun.   (Daus).

Komentar Via Facebook :