Camat Banjaran Meminta Warganya Untuk Tidak Keluar Rumah Guna Memutus Rantai Penyebaran Virus Covid-19
CYBER88.CO.ID | BANDUNG - Minggu yang lalu (15 Maret 2020), Presiden Jokowi di Istana Bogor menghimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah, beribadah di rumah, dan menyatakan bahwa kebijakan lockdown adalah kebijakan pemerintah pusat, bukan kebijakan daerah. Dan Pemerintah Pusat belum menjadikan lockdown sebagai alternatif solusi.
Himbauan tersebut di tindaklanjuti di tingkat daerah sampai dengan tingkat Kecamatan.
Faisal Sulaiman, SSTP, M.Si., Camat Banjaran menindaklanjuti himbauan tersebut dan menyampaikan melalui pengumuman tertulis serta melalui group-group WA dan meminta untuk saling meneruskan informasi tersebut. Hal itu di lakukan untuk berusaha memutus rantai penyebaran virus covid-19 yang penyebarannya makin meluas.
Untuk pelayanan di kantor kecamatanpun untuk sementara di tutup dari tanggal 17 sampai dengan 29 maret 2020 untuk menghindari terjadinya tatap muka dalam pelayanan, ungkapnya.senin,23/03/2020
Terkait dengan adanya pemberitaan yang di tayangkan oleh salah satu media online Bandung, bahwa adanya yang meninggal dunia di wilayah kecamatan Banjaran tepatnya di Komplek perumahan GPI Sindangpanon, Faisal mengatakan, bahwa hal itu tidak benar. Ia telah memastikan ke lapangan bahwa yang meninggal dunia di daerah sindangpanon itu meninggal bukan karena virus corona, lanjutnya.
Menyingkapi beredarnya berita itu, kepala Desa Sindangpanon, Tasmana menyampaikan melalui group-group WA di Desa sindangpanon meminta warganya jangan panik karena berita tersebut tidak benar.
Pemberitahuan dan Himbauan Kepala Desa Sindangpanon melalui group WA
"Asalamualikum, untuk di group ini saya kepala desa sindangpanon setelah tadi sore koordinasi dengan pa camat dan kepala puskesmas bahwa kejadian di GPI keterangan dari keluarga sementara adalah TBC, dan kami baik kepala desa maupun camat tidak ada kewengan untuk memberikan tentang diagnosa almarhum yang bisa adalah salah satunya Dinkes Provinsi, Pemerintah Pusat dan atau RSHS. Kami menghimba kepada seluruh warga sindangpanon jangan panik tapi harus waspada dan harus menjaga kebersihan di rumah dan lingkungan untuk siaga 1, menerapkan PHBS, Germas dan melaksanakan Disinpeksi memakai Bayclin Pemutih dengan perbandingan satu Bayclin berbanding sembilan sembilan air bisa di semprot atau di pel, karena virus corona tidak tahan oleh basa oleh sinarmatahari dan penularannya melalui kontak dengan dahak atau lendir dari hidung waktu bersin yg sakit pake masker, setelah kegiatan slalu cuci tangan pakai sabun semoga kita semua terhinindar dari penyakit tersebuy, amin"
Gamber Irawan Premono, Sekcam Banjaran menyampaikan hal senada dan ia meminta kepada masyarakat jangan mudah termakan berita yang kurang tepat kebenarannya dan meminta warga masyarakat Banjaran untuk mematuhi himbauan yang di keluarkan oleh pemerintah demi keamanan setiap warga, singkatnya.


Komentar Via Facebook :