Tak Ada Tindakan Nyata Dari Pemkab Tolikara Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19, Benny Kogoya Angkat Bicara

Tak Ada Tindakan Nyata Dari Pemkab Tolikara Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19, Benny Kogoya Angkat Bicara

CYBER88.CO.ID | Tolikara - Sesuai Instruksi Presiden RI terkait Penangulangan terhadap bencana non alam yaitu Wabah Covid-19 di Indonesia, tentunya hal ini sudah terlihat giat yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi maupun Pemerintah daerah di wilayah wilayah lain yang ada di Indonesia.

Namun lain hal yang terjadi di kabupaten Tolikara dimana lambannya Pemkab setempat didalam mengatasi penanggulangan wabah Covid-19, serta belum ada tindakan nyata bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Prihatin dengan hal ini, Tokoh Pemuda Tolikara Benny Kogoya "Angkat Bicara" Selasa,  (19/05/2020).

Prihatin Dengan Kondisi Masyarakat yang di Distrik dan Kampung - kampung yang berada Kabupaten Tolikara Tokoh Pemuda Tolikara Benny Kogoya menyampaikan, 

"Saya menyesalkan dimana Bupati dan DPRD sampai saat ini belum ada tindakan nyata atas Penangulangan Wabah Covid -19.

"Seharusnya dalam kondisi darurat seperti ini, Bupati dan DPRD Tolikara segerah  menyikapi serta mengambil langkah dalam upaya pencegahan Covid-19 di diwilayah tersebut, padahal APBD 1,6 Triliun," Ungkapnya.

"Seperti yang di ketahui dimana Bupati hanya bisa melakukan PSBB dalam surat Keputusan Bupati serta laporan di atas kertas namun rakyat 46 Distrik dan 541 Kampung belum tersentuh dan sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah  berupa masker, serta antiseptik dan juga sembako, sama hal dengan mahasiswa di luar Tolikara belum ada  bantuan," katanya.

"Seharusnya Bupati sebagai pengguna anggaran duduk bersama dengan DPRD untuk membuat nota kesepakatan penggunaan anggaran dalam penanggulangan  pencegahan dan antisipasi jika bandara di tutup, bisa menggunakan pesawat kecil ke distrik- distrik untuk mengsuply alat-alat kesehatan dan sembako dari Jayapura ke Tolikara serta membantu mahasiswa yang study di Papua maupun Luar Papua," terangnya.

Benny berharap agar Bupati dan DPRD bisa mencontohi apa yang sudah dilakukan oleh Bupati di daerah lain untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman  wabah Covid-19, Bupati dan DPRD di pilih oleh rakyat maka jangan rakyat di manfaatkan saat Pilkada dan Pileg saja, Namun segerah di perhatikan segalah bentuk kepentingan masyarakat di tengah merebaknya Wabah Covid-19.

"Tentunya sewajibnya di dalam kondisi seperti ini Bupati dan DPRD bertanggung Jawab penuh dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 karena hal tersebut adalah instruksi dari Presiden dan harus di laksanakan," Tandas Benny Kogoya.

Hal yang sama di Katakan Awi Arigi, "Sudah saatnya rakyat Tolikara dan Mahasiswa bersatu melawan dinasti Pemerintahan yang di bangun Bupati Tolikara UGW dengan kroni-kroni yang tidak melihat nilai kemanusiaan dari dampak Covid19 yang terjadi di rakyat sampai memasuki triwulan ke-2 dan APBD 1,7 T mau bawa kemana apabila akhir tahun anggaran 2020 Dengan di "lockdown" rakyat sudah mengeluh tingkat kelaparan yang terjadi dan tuntutan mahasiswa juga belum ditindak lanjuti sampai saat ini," Ungkap Awi Arigi.

Komentar Via Facebook :