Kerisauan Wakil Ketua 1 DPRD Karawang Jelang Pilkada Ditengah Pandemi Beralasan

Kerisauan Wakil Ketua 1 DPRD Karawang Jelang Pilkada Ditengah Pandemi Beralasan

CYBER88.CO.ID | Karawang, - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan diselenggarakan pada Rabu 9 Desember Tahun 2020 menjadi perhatian khusus bagi semua kalangan, pasalnya pesta demokrasi 5 Tahunan kali ini berbeda seperti pada umumnya, dimana situasi pandemi Covid-19 atau wabah Virus Corona masih belum sepenuhnya berakhir.

Sekalipun Pemerintah sudah menentukan masuk ke fase New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), tapi bukan berarti kondisi sudah benar-benar pulih seperti biasanya.

Kekhawatiran beberapa pihak soal Tempat Pemungutan Suara (TPS) berpotensi menjadi cluster baru penyebaran Virus Corona memang sangat rasional, walau pun beberapa antisipasi sudah dipersiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), seperti halnya melengkapi petugas pemilihan dengan Alat Pelindung Diri (APD), namun itu semua masih dianggap belum cukup.

Adanya kekhawatiran tersebut membuat Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, Ajang Supandi SH, yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Karawang angkat bicara kepada cyber88.co.id, Kamis malam 02/07/2020

Dia meminta kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karawang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang agar melaksanakan Rapid Test terhadap seluruh petugas pemilihan sampai ke tingkat TPS sebelum di laksanakannya Pilkada, sebab dalam situasi yang masih sangat dinamis seperti sekarang ini.

Potensi penyebaran Virus Corona menurutnya, masih sangat besar, buktinya untuk Karawang saja beberapa hari ini peningkatan jumlah yang positif terpapar Covid - 19 terus bertambah.

Padahal sudah dengan yakinnya memasuki fase AKB, untuk itu, saya sebagai wakil rakyat memandang perlu adanya Rapid Test terhadap semua petugas pemungutan suara, karena kesehatan serta keselamatan rakyat lebih utama dari segalanya.

Setidaknya jika petugas sudah dapat dipastikan jaminan kesehatannya dengan memiliki imunitas yang kuat, tidak menjadi kekhawatiran masyarakat untuk mendatangi TPS, “Risaunya

Lebih lanjut Ajang mengatakan bahwa ini semua perlu saya sampaikan dan harap menjadi perhatian khusus bagi KPUD dan Pemkab Karawang, agar semua menjadi tenang serta nyaman dalam menyambut hajat demokrasi Pilkada, dan jangan sampai momentum pesta rakyat, malah menjadikan masalah bagi rakyat.

Maka dari itu, pencegahan sebagai bentuk antisipasi akan lebih baik, dari pada mengobati, masalahnya, untuk penanganan yang positif corona ini butuh biaya yang lebih besar.

Karena harus ada karantina dan lain sebagainya, adapun terkait masalah biaya tidak perlu bingung, toh anggarannya ada kok. Biaya Tak Tertuga (BTT) dari hasil refocusing juga kan masih banyak, bisa saja ditarik untuk kepentingan Rapid Test petugas pemilihan. Pungkasnya (Hys)

Komentar Via Facebook :