Pembangunan TPT Desa Sirnoboyo Diduga Tidak Sesuai Bestek
CYBER88 | Gresik - Pekerjaan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan (BK) tahun anggaran 2020 diduga tidak sesuai bestek. Pasalnya bangunan tersebut terdapat banyak genangan air dan terkesan asal jadi.
Berdasarkan pantauan cyber88.co.id di lokasi kegiatan memang terlihat banyak genangan air dan batunya pun terlihat besar - besar.
Ditemui di lokasi senin, (03/08) pekerja mengatakan, "campuran semen dan pasir ukuran nya 1 semen, 60 sekrop pasir. Ya memang batu nya nggak di palu (belah), namanya juga orang banyak mas dan biar cepet selesai".ungkapnya.
Disinggung terkait pemberitaan sebelumnya telah terbit di media metrosoerya.net dengan judul " Proyek Di Desa Sirnoboyo Tanpa Papan Nama Di Duga Tidak Transparan" Trus kemudian malamnya langsung di pasang papan proyek.
Kepala Desa Sirnoboyo Sumiati saat ditemui di kantor desa senin (03/08) mengatakan, "Anggaran nya 150 juta sama 100 juta menyambung dari Dinas PU Perkim, gini mas banner nya kemarin sudah tak pasang tapi tak lepas dulu karena ada galian kemarin itu nanti ndak rusak, Ya nggak tau mas kemarin kadang di rusak sama anak - anak kecil juga," kilah kades.
"Airnya kemarin sudah di kuras mas tapi karena aliran airnya orang sekampung ya nggak bisa. Untuk batu kalau selagi nya besarnya cukup untuk lubang tadi ya nggak di belah, sedangkan ukuran yang sangat besar ya pasti di belah, untuk ukuran ketebalan batu yang tau ya tim pelaksana kegiatan nya, dan kalau nunggu ngukur ketebalan juga ya trus kapan selesai pekerjaan nya mas",ujar nya
"Trus kalau airnya di kuras mas ya, misal sekarang kalau saya nyuruh kuras pasti nanti akan banyak lagi airnya karena aliran orang satu kampung". pungkasnya.
Dari informasi yang di himpun oleh tim media selanjutnya akan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait. (Danu)


Komentar Via Facebook :