Realisasi Banprov Desa Kutajaya  Diduga Tidak Transparan

Realisasi Banprov Desa Kutajaya  Diduga Tidak Transparan

CYBER88 | Sukabumi -- Pemerintah Desa (Pemdes) Kuta Jaya Cicurug, Sukabumi, Realisasikan Banprov untuk pembangunan dampak bencana. namun besar Anggaran terkesan diduga ditutupi. 

Terjadinya bencana alam longsor yang memutus akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di Kampung Benteng Rt 7 Rw 5, Desa Kuta Jaya, beberapa bulan lalu, menimbulkan keluhan di kalangan warga setempat, terutama saat warga membawa keranda jenazah warganya yang meninggal. 

Karena hal itulah membuat pengurus wilayah setempat terpaksa melakukan pengalihan jalan, untuk membawa jenazah menuju pemakaman.

Menyikapi kendala yang dialami warganya itu, saat Bantuan Provinsi Jawa Barat turun, Pemerintah Desa Kuta Jaya segera melaksanakan perbaikan di lokasi bencana. 

Menurut Kades Kutajaya, Ujang Royani, pekerjaan yang biayanya dialokasikan dari banprov itu meliputi pekerjaan turap dengan volume 10 meter x 9 meter x 1 meter lebih dan dikerjakan warga secara gogor yoyong.

"Selain pembangunan turap, secara swadaya, masyarakat juga memperbaiki beberapa bagian permukaan jalan desa yang rusak, agar lebih nyaman dilalui", jelas Ujang Royani, Minggu (23/8/2020).

Ditempat yang sama, Ketua Rt 7 Kusnadi, atas nama pribadi serta warganya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan.

"Kami bersyukur akhirnya akses jalan kami yang rusak akibat longsor ini akhirnya diperbaiki oleh pemerintah", tandasnya

Namun ironisnya ketika awak media mempertanyakan berapa nilai bantuan yang diterima pemerintah desa, tidak ada satu orangpun yang bersedia memberikan jawaban. Bahkan papan informasi kegiatanpun tidak dipasang. (AR).

Komentar Via Facebook :