Pengrajin "Peuyeum Bandung" Asli Cibogo Mencoba Mempertahankan Tradisi
KAJID (Pengrajin Peyeum Bandung Asal Cibogo)
CYBER88 l Sumedang -- Sebentar lagi liburan akhir tahun ke Bandung, rasanya tak lengkap kalau tidak membawa buah tangan satu ini. Ibaratnya, belum sah ke Bandung kalau belum beli peuyeum.
"Peuyeum Bandung kamashur, pangaosna teu luhur, ku sadaya kagaleuh, sepuh jeung murangkalih,"
Itulah petikan lagu 'Peyeum Bandung' yang dipopularkan oleh penyanyi Pop Sunda, Nining Maida asal Jawa Barat.
Penganan khas warga Bandung itu memang banyak dijual di setiap toko oleh-oleh. Salah satunya di pusat pengrajin peuyeum yang berada di Cibogo Desa Cikahuripan Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang atau tepatnya di jalan Raya Parakanmuncang - Simpang.
Makanan yang berbahan baku dari singkong difermentasikan itu sudah dikenal sejak dulu. Bahkan ada anggapan, jika melancong ke Bandung, tak lengkap rasanya bila tidak membawa oleh-oleh peuyeum Bandung.
Selain itu, harganya yang murah menjadikan makanan yang memiliki rasa manis asam dan empuk saat digigit ini, dicari oleh banyak orang. Terutama oleh warga yang sedang berwisata ke Bandung.
Peuyeum Bandung atau tape singkong banyak dijual hampir di sepanjang Jalan Paslon Nagreg, Peuyeum-peuyeum itu diikat menggunakan tali bambu dan dipajangkan di dalam etalase kaca, jadi bagi Anda yang melintasi Jalan Nagreg pemandangan itu bakal banyak dijumpai.
"Harga per kilonya Rp 12 ribu," kata kajid (45) salah satu pengrajin sekaligus pedagang peyeum saat ditemui Cyber88.co.id di rumahnya di dusun Cibogo Desa Cikahuripan Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang," Sabtu (28/08/2020).
Saya membuat peuyeum sehari antara 50 sampai 60 kilo untuk peuyeum seharinya bisa habis," Ujarnya.
Ditanya tentang kemasan ia menggelengkan kepala. Kajid hanya menjual keliling dengan kemasan dalam keranjang biasa dan dijual dengan harga Rp 12.000,” katanya.
Salah satu daerah pengrajin peuyeum bandung dikampung cibogo, dulu banyak sekali khususnya saudara dan tetangga satu kampung saya berpropesi sebagai pengrajin peuyeum Bandung.
Hasil pantauan dilapangan Cyber88.co.id di kampung Cibogo dan sekitar Desa Cikahuripan banyak pembuat Peuyeum yang sudah berhenti dan itu disebabkan karena banyak paktor dan salah satunya adalah banyaknya kaum generasi mudanya yang bekerja ke kota, secara otomatis regenerasinya pun tidak ada yang meneruskan. (Abah Gatan)


Komentar Via Facebook :