Kelangkaan Gas 3Kg di Cirebon Membuat Warga Resah
CYBER88 I Cirebon -- Kelangkaan Gas elpiji 3 kg atau gas’melon’ sangat meresahkan sejumlah masyarakat Kecil di beberapa wilayah Cirebon. Hal tersebut terjadi lantaran masyarakat cukup kesulitan untuk mendapatkan gas 3 Kg tersebut
Kondisi seperti ini, membuat masyarakat tak bisa memasak dan walaupun ada harga di warung mencapai Rp. 23.000 s/d Rp 25,000. Hal tersebut dikatakan Rakmin warga Plumbon, Cirebon.
Rakmin yang merupakan pedagang kecil, dimana sehari harus bergantung pada berjualan gorengan untuk memenuhi keluarganya mengatakan, Ia merasa kesulitan untuk mendapatkan Gas 3 Kg tersebut.
“Untuk mendapatkan Gas 3 Kg tersebut saya harus muter muter itupun kalau dapat, Cetusnya ketika di konfirmasi Cyber88 co id. sambil tepuk kepala.
Lanjut Rakmin, "bagaimana nasib kami sebagai masyarakat kecil untuk kebutuhan Gas saja Susah Harus keliling Kampung dulu, adapun ada juga harganya lumayan mahal, kadang kalau adapun, ya.. terpaksa saya beli dari pada ngga ada, karena repot kalau ga beli ga bisa jualan terus nantinya keluarga makan apa ,"tuturnya.
Di Tempat terpisah Nani, Ibu rumah tangga asal Karangwangi sama megeluh dan mengatakan, "sudah hampir seminggu gas susah di cari, di beberapa warung langgananpun tidak ada,” Ujarnya
Nani mengatakan," Kami mohon kepada pemerintah tolong perhatikan kami masyarakat kecil untuk mendapatkan gas saja harus muter muter, dan ini sering terjadi, kami mohon kepada bapak bupati atau Dewan untuk menindaklanjutinya" ,Harapnya.
Pantauan kami Cyber88 co.id ke beberapa titik agen dan pangkalan wilayah Plered, Plumbon dan Sumber sampai Rabu, (3/9) memang banyak yang kosong, keteranga dari setiap agen sama. Hal tersebut terjadi karena ada keterlambatan pengiriman.
“Sepertinya Pemerintah Daerah kurang memperhatikan kondisi seperti ini, Pemerintah melalui Dinas terkait harus segera bertindak, dan cepat mengatasinya jangan terus menerus di biarkan Karena persoalan ini jangan di anggap ringan karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat, ujar salah satu warga yang dietumi saat mencari gas elpiji.


Komentar Via Facebook :