Tanggapi Isi Surat Pemberitahuan Pembongkaran Pekerjaan Tapak Tower, Ketua WN88 Bandung Raya Angkat Bicara
LSM WGAB Tuding CV Sinar Mandiri Tidak Bayar Hasil Pekerjaan Anggotanya, H Suhlan : Kita Punya Bukti Pembayaran
CYBER88 | Bandung -- DPP LSM WGAB, yang bertindak untuk dan atas nama anggotanya Bambang Hermawan, melayangkan surat pemberitahuan kepada General Manager PT PLN (Persero) UPP Jawa Barat Bagian Tengah (JJBT) 1 terkait akan dilaksanakan pembongkaran Beton pada tapak tower pekerjaan Proyek TL 500 KV di Bandung Selatan.
Rencana pembongkaran yang akan dilaksanakan pada hari kamis (10/9) itu, lantaran pihak Bambang melalui LSM WGAB, menganggap bahwa pekerjaan yang dilaksanakannya belum di bayar, oleh pihak CV Mandiri yang merupakan Subkon dari pelaksanaa proyek tersebut.
Menurut hitungan Bambang melalui LSM WGAB, bahwa uang yang belum di bayarkan sejumlah Rp.450 juta.
Seperti disampaikan dalam surat tersebut, bahwa Bambang yang kini sebagai anggota LSM WGAB, sebelumnya adalah anggota perkumpulan WN88, yang diberikan mandat oleh Ketua WN88 Bandung raya yang merupakan mitra kerja dari CV Sinar Mandiri dalam hal pengadaan pemasokan bahan material, dan dalam perjalanan Bambang pun menggarap pekerjaan tapak tower.
Ditemui Cyber88.co.id, Rabu (9/9) Uden Caraka, Ketua WN 88 Bandung Raya menuturkan, “Bahwa memang benar Bambang sebelumnya adalah anggota WN 88 yang diberikan mandat untuk mengkoordinir pengadaan material pada Proyek Sutet TL.500 KV yang berada di Bandung Selatan.
Pada bulan januari 2020, telah dibuat Surat Perjanjian Kerjasama Pelaksanaan Pekerjaan Pemasokan Bahan Pengurugan Reklamasi Antara WN 88 yang di tandatangani oleh Bambang Hermawan sebagai penerima mandat dari Ketua WN 88 dengan CV Mandiri dan CV.Quency Gemilang.
Namun, Lanjut Uden. beberapa bulan kemudian dalam perjalanan pengiriman material, setelah terjalinnya komunikasi baik dengan pihak CV mandiri, Bambang pun secara pribadi menggarap pekerjaan tapak tower 7, yang menurut informasi besok akan di bongkarnya.
Dikatakannya, pekerjaan yang dilaksakan oleh Bambang, murni mengatasnamakan pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan WN88 walaupun awal komunikasi dengan pihak CV Mandiri melalui WN 88.
Terkait pernyataan Bambang, mengundurkan diri dan menuding WN 88 tidak mau membuat somasi karena kerjasama dengan CV.Quency Gemilang diputus, sambil tersenyum Ketua WN88 Bandung Raya menjawab.
“Justru pada waktu itu, saya sebagai Ketua WN88 mau minta pertanggung jawaban selama sdr Bambang mengkoordinir kegiatan pengadaan material, yang belum memberikan kontribusi dan mau mempertanyakan kenapa sampai terjadi pemutusan kerja sama.
Sayapun meminta Bambang untuk datang ke Kantor WN 88 yang sudah di pindah ke rumah saya, kalau memang perlu di keluarkannya somasi terkait hal itu, dan juga saat itu ada hal yang harus di bahas terkait uang pendana sejumlah Rp.50 Juta yang diserahkan pada Bambang.
Tapi yang datang bukan sdr Bambang, malah utusannya.
Saya kemudian meminta bantuan anggota WN88 untuk dapat bertemu dengan sdr Bambang, karena sebelumnya beberapa kali datang menemui bambang saya tidak bertemu.
Saat saya mau menemui Bambang, saya cukup kaget mendapatkan informasi dari Ketua Umum WN88 bahwa secara tertulis sdr Bambang mengundurkan diri dari WN88.
Selanjutnya sayapun menghubungi Bambang melalui WA dan telp untuk dapat bertemu bahkan meminta anggota saya untuk datang ke rumahnya untuk meminta pertanggung jawaban terkait segala hal yang menjadi tanggung jawabnya, namun sampai saat ini belum dapat ditemui dengan berbagai alasan.
Terakhir saya Chat melalui watshApp pada tanggal 3 september 2020 untuk dapat bertemu, Chat itu hanya di baca saja, “Pungkas Uden.
Sementara itu, H Suhlan sebagai Direktur Utama CV Mandiri, dikonfirmasi di Mess nya Rabu (9/9) terkait rencana akan di bongkarnya kembali pekerjaan yang menurut Bambang belum di bayar, ia menjawab dengan singkat.
Bahwa, pekerjaan yang dilakukan oleh sdr Bambang sebagai mitra kerja saya, semuanya sudah di bayarkan. Semuanya ada bukti pembayarannya dan bukti itu sudah di serahkan pada pihak kepolisian.
Terkait pembongkaran yang akan dilaksanakan besok, sepenuhnya saya serahkan kepada Aparat Penegak Hukum,” Singkatnya. (Jay/Givan)


Komentar Via Facebook :