Hari Pertama Pendaftaran, 3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mendaftar di KPU Kab.Bandung
CYBER88 | Kab.Bandung -- Hari ini Jum'at (4/9), tiga paslon Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung mendaftar di Kantor KPU.
Ketiga paslon tersebut diantaranya berasal dari koalisi Pasangan Partai Golkar dengan Partai Gerindra, mengorbitkan Kurnia Agustina dengan Usman Sayogi, kemudian Koalisi Partai PDI P dengan PAN mengusung Yena dengan Atep, dan Terakhir Koalisi Partai PKB, Nasdem, PKS juga Demokrat mengusung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dengan Syahrul Gunawan.
Pada kesempatan itu Kurnia Agustina mengatakan, “bahwa di awal keberangkatannya menjadi Calon dengan Usman Sayogi melakukan kunjungan kepada masing masing kedua orang tuannya untuk mohon do'a restu, termasuk kepada suami, “papar paslon asal dari Partai Golkar tersebut yang kerap di sapa the Nia.
"Tentunya saya mohon restu kepada suami, dan Pasangan Saya Pa Usman minta do'a dan restu dari istrinya", kata Nia.
Supaya diberi kemudahan dan kelancaran, dalam pelalsanaan pendaftaran di KPU ini, juga perjalanan nanti di kampanye", tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Yena mengungkapkan, bahwa keberangkatannya dirinya diusung oleh PDI P berawal dari tahun lalu mendaftar Pada penjaringan bakal calon, perjalanannya lolos sampai detatapkan oleh DPP PDI P berkoalisi dengan PAN dan hari ini bersama Atep mendaftar di KPU.
"Alhamdulillah perjalanan cukup panjang penuh dinamika setahun ini banyak belajar, hari ini saya dan kang Atep mendaftar di KPU", ucap Yena.
Yena optimis akan memenangkan kompetisi Pada Pilkada di Kabupaten Bandung, ia dengan Atep akan berusaha untuk menunjukan yang terbaik.
"Tetap berdo'a, saling memberi semangat, dan diberikan kemudahan, kami optimis akan memenangkan Pilkada ini. Tentunya dengan konsep juga strategi yang dimiliki.
Saya hadir untuk membawa perubahan di Kabupaten Bandung, bagaimana Kita mewujudkan Tata kelola Pemerintah yang bersih, transparan dan professional. Kita melihat banyak potensi di Kabupaten Bandung ini, yang belum di gali secara maksimal.
Pariwisata, Desa, dan kita akan Fokus untuk pemerataan pembangunan, 3,6 juta penduduk di Kabupaten Bandung ini merupakan potensi juga, bagaimana Kita menciptakan manusia manusia yang unggul, beriman, bertaqwa, dan berdaya saing, Papar Yena.
Lanjut Yena, “Tatanan kehidupan demokrasi di Kabupaten Bandung ini, seluruh warga Kab Bandung, itu dijamin dalam konstitusi boleh dipilih dan memilih, artinya siapa pun boleh dipilih dan memilih, dan punya hal semua untuk memimpin Kabupaten Bandung.
Siapapun putra dan anak bangsa ini, putra daerah boleh, memimpin Kabupaten Bandung, Kita apresiasi semuanya, Calon Calon yang sekarang semangat akan bertarung, tentu perlu kehadiran media untuk mengontrol bagaimana perjalan pesta demokrasi, Pemilu Kada di Kabupaten Bandung ini agar betul betul bisa berjalan dengan lancar, sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19.
Karena ini satu Pilkada dalam momentum yang luar biasa bukan dalam kehidupan yang biasa tetapi luar biasa dalam kondisi Covid-19.
Kita juga berhrap bagaimana, nanti dalam proses Pemilu ini, semua untuk melakukan permainan secara Pair betul betul nurani rakyat Kabupaten Bandung ini, harus betul betul tersampaikan dalam kotak suara ataupun dalam pemilihan nanti benar benar terlaksana.
Saya sampaikan kepada khalayak Kabupaten Bandung, saya menawarkan Calon pemimpin anak anak muda ini, yang siap mereka mengorbankan, bukan hanya jabatan, sudah teebukti ia punya jabatan tetapi bukan melihat dari sisi pragmatis.
Mereka akan berjuang dan siap mengabdikan dirinya untuk membangun Kabupaten Bandung, dan membuat perubahan di Kabupaten Bandung, tutup yena.
Dementara itu, pasangan Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan yang di usung oleh 4 partai, PKB, Nasdem, Demokrat dan PKS, mengatakan, “Alhamdulillah kita bersama 4empat partai kalau dari sisi jumlah parlemen kita memiliki 26 kursi sudah sesuai dengan aturan, sebagaimana regulasi dalam Pilkada, insya alloh kami optimis, karena semuanya Partai politik ini berbasis kader, Ucap Dadang.
Kita tidak berbicara Gendre tetapi Kita melihat bagaimana masa langkah laki laki bisa kalah dengan perempuan. Keyakinan optimisme ini saya harapkan akan berjuang nanti 9 Desember insya alloh kita akan membawa perubahan Kabupaten Bandung yang lebih baik,” Pungkas Dadang.


Komentar Via Facebook :