Tim Gabungan di Kampar Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Tim Gabungan di Kampar Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

CYBER88 | Kampar - Operasi Yustisi Penegakan Disiplin terhadap Protokol Kesehatan digelar Secara Serentak, oleh Tim Gabungan TNI-Polri Bersama Satpol PP di Kabupaten Kampar, mulai pukul 09.00 wib, Senin (14/9/20).

Operasi Yustisi Gabungan ini dipimpin Waka Polres Kampar Kompol Ricky Ricardo SIK, dimulai di Kawasan Pasar Ramayana Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.

Wakpolres didampingi Pasi Sandi Kodim 0313/ KPR Letda Sri Rahayu dan Kasi Linmas Satpol PP Kabupaten Kampar Julhendri.

Selain tu ikut hadir Kabag Ops Kompol Rachmad Muchamad Salihi SIK, Kasat Sabhara AKP Ikwan Widarmono, Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Era Maifo dan beberapa Perwira Polres Kampar lainnya. 

Untuk Personel yang dilibatkan dalam Operasi Yustisi ini terdiri dari Personel Gabungan Polres Kampar dan Polsek Bangkinang Kota sebanyak 25 orang, Personel TNI dari Kodim 0313/ KPR sebanyak 20 orang dan Personel Satpol PP Kampar sebanyak 10 orang.

Petugas gabungan ini dibagi dalam 2 Tim dengan 2 sasaran yang berbeda, dimana Tim 1 melakukan pendisiplinan masyarakat di Gerbang Utama Pasar Ramayana, sedangkan Tim 2 melakukan pendisiplinan di dalam Pasar Tradisional Komplek Pasar Ramayana Bangkinang.

Dalam arahannya Waka Polres Kampar menyampaikan bahwa hari ini kita melaksanakan Operasi Yustusi gabungan bersama Personel TNI-Polri dan Satpol PP Kampar, dalam rangka pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19.

"Kita laksanakan kegiatan ini dengan humanis dan tetap lakukan himbauan terhadap masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, dengan melakukan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," kata Wakapolres.

Selanjutnya Petugas Gabungan dari Tim 1 melakukan penyetopan terhadap pengunjung pasar yang melewati gerbang utama, bagi mereka yang tidak mengenakan masker secara benar diperintahkan untuk memakai maskernya menurut aturan yang benar, sedangkan masyarakat yang tidak membawa masker didata oleh petugas dan kemudian disuruh mencari masker untuk digunakan langsung saat itu juga.**

Komentar Via Facebook :