Banjir Kembali Melumpuhkan Kecamatan Banjarsari
CYBER88 l Ciamis -- Pasar dan jalan penghubung Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran kembali digenangi air luapan dari sungai Cikaso yang meluap tepatnya diwilayah Kecamatan Banjarsari, mulai Senin(26/10) akibatnya 7 desa yang ada di Kecamatan Banjarsari dan Banjaranyar Kabupaten Ciamis terendam banjir. Musibah terjadi Senin (26/10) sejak pukul 20.10 malam hari hingga pukul 05.00.
Akibatnya 40 rumah warga terendam dan 15 kepala keluarga (KK) mengungsi. Tak ayal, kawasan Alun-alun dan Pasar Banjarsari yang menjadi pusat perekonomian warga, terendam air. Beberapa waktu, saat air tinggi, kendaraan pun tak bisa melintas. Kecuali kendaraan yang memiliki roda tinggi.
Sungai Cikaso meluap karena curah hujan yang tinggi dan kebetulan di wilayah ini ada pertemuan antara Sungai Cikaso dengan dengan Sungai Ciputra Haji. Akibatnya, airnya meluap sampai kepemukiman warga di empat desa, Desa Cikaso, Tanjungsari, Sindangrasa dan Cigayam, Kecamatan Banjar Anyar. Untuk di Kecamatan Banjarsari ada tiga desa. Adalah, Desa Ciherang, Banjarsari dan Desa Sukasari. “Total korban terdampak banjir ada di 7 desa dari dua Kecamatan. Lebih dari 60 lebih rumah terendam.
Wilayah yang parah terletak di Dusun Panglanjan RT 01/01 Desa Tanjungsari Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis. Dimana ada sekitar 25 lebih rumah pendusuk terendam. Dimana sekitar 20 Kepala Keluarga memilih mengungsi ke rumah yang aman dari banjir.
Sejauh ini dalam kejadian banjir tersebut tidak sampai ada korban jiwa. Hingga pagi hari, ketinggian air dari mulai setinggi lutut sampai pinggang orang dewasa. “Sampai saat ini air mulai berangsur surut, kami berharap kepada warga tetap siaga karena tidak menutup kemungkinan air dapat meluap dan kami terus meningkatkan kewaspadaan,” Ucap Abdul (65th)warga Dusun Panglanjan mengaku bahwa air meluap dan masuk ke rumahnya.
Karena air terus membesar, kamipun beserta keluarga memutuskan mengungsi. “Saya mengungsi saja, karena banjirnya cukup tinggi. Sekarang kami berada di rumah tetangga yang aman dari banjir,Pungkasnya.(Kasikin)


Komentar Via Facebook :