Karhutla Mengintai, 46 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Karhutla Mengintai, 46 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Kondisi hotspot di Riau masih menjadi perhatian pada musim kemarau.

CYBER88 | Pekanbaru – Sebanyak 46 titik panas atau hotspot terpantau berada di wilayah Provinsi Riau pada Jumat(14/8/2026). Data tersebut berdasarkan pemantauan BMKG Stasiun Pekanbaru.

Meski jumlah hotspot masih cukup tinggi, angka tersebutmengalami penurunan signifikan dibandingkan seharisebelumnya. Pada Kamis (13/8/2026), tercatat sebanyak 158 titik panas di Riau.

Dengan demikian, terjadi penurunan sebanyak 112 titik dalamkurun waktu satu hari. Kondisi tersebut menjadi kabar positif di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap ancamankebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.

Secara keseluruhan, BMKG mencatat terdapat 489 titik panasyang tersebar di Pulau Sumatera. Sumatera Selatan menjadiprovinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 189 titik, disusul Lampung sebanyak 116 titik.

Sementara Riau berada di urutan berikutnya dengan 46 titikpanas. Sebaran hotspot di Riau terdeteksi di sejumlah kabupaten, dengan Bengkalis dan Pelalawan termasuk wilayah yang menjadi perhatian.

Munculnya puluhan titik panas tersebut tetap perlu diwaspadaikarena kondisi cuaca dan lahan kering dapat meningkatkanpotensi terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

BPBD Riau sebelumnya juga mencatat terdapat 159 desa dan kelurahan yang berada dalam wilayah rawan karhutla. Wilayah tersebut tersebar di 65 kecamatan pada 12 kabupaten dan kota di Riau.

Pemerintah bersama unsur terkait terus meningkatkanpemantauan dan kesiapsiagaan untuk mencegah titik panasberkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Masyarakat juga diminta ikut menjaga lingkungan dan tidakmelakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara terbuka.

Komentar Via Facebook :