QRIS Gagal Saat Maintenance, Saldo Nasabah BCA Tetap Terpotong: Pengembalian Dana Disebut Bisa 20 Hari Kerja

QRIS Gagal Saat Maintenance, Saldo Nasabah BCA Tetap Terpotong: Pengembalian Dana Disebut Bisa 20 Hari Kerja

CYBER88 | BANDUNG – Transaksi QRIS gagal, tetapi saldo rekening tetap terpotong. Kondisi tersebut dikeluhkan seorang nasabah Bank Central Asia (BCA) setelah melakukan pembayaran pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 01.08 WIB.

Persoalan semakin menjadi sorotan setelah nasabah yang melaporkan kejadian tersebut melalui Halo BCA mendapat informasi bahwa proses pengecekan dan penanganan dapat memerlukan waktu hingga 1–20 hari kerja.

Nasabah mengaku transaksi QRIS yang dilakukannya tidak berhasil. Namun, dana di rekening tetap terdebet. Ia kemudian menghubungi Halo BCA untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan pengembalian dana yang terpotong.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor 1969356742. Menurut informasi yang diterima nasabah dari customer service, diperlukan waktu sekitar 1 x 24 jam untuk pengecekan awal, sementara proses penanganan selanjutnya disebut dapat berlangsung hingga 20 hari kerja.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme sistem pembayaran digital BCA. Bagaimana mungkin transaksi dinyatakan gagal, tetapi saldo nasabah tetap berkurang dan penyelesaiannya harus menunggu berhari-hari?

Nasabah mempertanyakan mekanisme pengembalian dana tersebut. Menurutnya, apabila transaksi sudah dipastikan gagal setelah proses rekonsiliasi, seharusnya pengembalian dana dapat dilakukan sesegera mungkin.

“Yang menjadi pertanyaan, kalau transaksinya gagal tetapi saldo sudah terpotong, kenapa nasabah masih harus menunggu sampai 1–20 hari kerja? Seharusnya setelah transaksi dipastikan gagal, sistem dapat melakukan pengembalian dana secara otomatis setelah rekonsiliasi,” ujar nasabah.

Menurut nasabah, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut nominal uang yang terpotong, tetapi juga kepastian pelayanan dan keamanan dana nasabah dalam transaksi digital.

Terlebih, kejadian tersebut disebut berlangsung saat layanan perbankan sedang menjalani maintenance. Nasabah menilai kondisi seperti itu semestinya disertai sistem yang mampu mencegah terjadinya pemotongan saldo pada transaksi yang tidak berhasil.

Nasabah juga berharap informasi mengenai maintenance disampaikan secara jelas kepada pengguna layanan, terutama apabila pemeliharaan sistem berpotensi memengaruhi transaksi QRIS maupun layanan perbankan lainnya.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti transaksi QRIS tersebut gagal sementara saldo tetap terpotong masih menunggu penjelasan resmi BCA. Begitu pula mekanisme rekonsiliasi serta alasan estimasi penanganan hingga 1–20 hari kerja.

Nasabah berharap laporan bernomor 1969356742 segera ditindaklanjuti dan dana yang terpotong dapat dikembalikan setelah proses verifikasi selesai.

Redaksi CYBER88 masih menunggu klarifikasi resmi dari BCA terkait kejadian tersebut, termasuk penyebab saldo terpotong, status sistem saat transaksi berlangsung, mekanisme penanganan transaksi QRIS gagal, serta kepastian waktu pengembalian dana kepada nasabah.(red) 

Komentar Via Facebook :