Api Lahap Ladang Kering di Kemalang Klaten, Babinsa dan Damkar Cegah Kebakaran Meluas

Api Lahap Ladang Kering di Kemalang Klaten, Babinsa dan Damkar Cegah Kebakaran Meluas

CYBER88 | KLATEN – Kebakaran melanda lahan kering di Dukuh Mojo, Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 15.15 WIB.

Kondisi lahan yang dipenuhi semak, rumput, alang-alang, serta bambu kering membuat api cepat merambat.

Kebakaran pertama kali diketahui Tuhono, warga Desa Kendalsari, yang melihat kepulan asap dan kobaran api dari area ladang. Karena lokasi berada tidak jauh dari permukiman, kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak terkait.

Petugas Damkar Kabupaten Klaten, bersama Babinsa, pemerintah desa, Polsek Kemalang, dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut dilakukan guna mencegah api menjalar ke area lain dan mendekati rumah warga.

Setelah sekitar dua jam dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Babinsa Desa Kendalsari Koramil 13/Kemalang Kodim 0723/Klaten, Pelda Basuki, mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare.

“Luas lahan dan semak-semak yang terbakar kurang lebih satu hektare. Alhamdulillah, kebakaran berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun lokasinya cukup dekat dengan permukiman warga,” ujar Basuki.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Rumput, alang-alang, semak, dan bambu kering sangat mudah terbakar, terutama saat cuaca panas dan angin bertiup cukup kencang.

“Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu api di sekitar lahan kering. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan agar bisa ditangani sebelum meluas,” imbaunya.

Sinergi antara TNI, Polri, Damkar, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah kebakaran lahan meluas dan mengancam permukiman.
 

Komentar Via Facebook :