Pengadaan Alkes di RS Pandega Pangandaran Diduga Tak Sesuai Spek. Kadis Kesehatan Bungkam
CYBER88 | Pangandaran -- Ramainya pemberitaan tentang anggaran Alkes (Alat Kesehatan) dengan anggaran Rp 45 Miliyar dan terkait pengadaan Alkes tahun 2019 di Rumah sakit "Pandega" Kabupaten Pangandaran.
Yang menjadi perhatian banyak pihak, dari salah satu pengadaan Alkes tersebut adalah Ventilator atau mesin yang berfungsi untuk menunjang atau membantu pernapasan. Ventilator sering kali dibutuhkan oleh pasien yang tidak dapat bernapas sendiri, Namun pengadaan alat tersebut, disinyalir tidak sesuai RAB.
.jpg)
Berdasarkan pantauan Cyber88 Rabu (17/11) dan keterangan dari berbagai sumber, bahwa pengadaan Alkes terutama Ventilator sebanyak 5 unit dari anggaran total 45 Miliar Rupiah tersebut, diragukan tidak original, Hal tersebut diketahui dengan tidak dilengkapinya legalitas resmi dari kelima Ventilator tersebut, “Ungkap Sumber.
Menurut Ujang, salah satu sumber yang diwawancarai media Cyber88 menjelaskan. "biasanya pembelian alat seperti ini dilengkapi dengan surat-surat seperti COO (Certifikat Of Original) dan LAO (Letter Of Aktual)" Ujarnya.
Namun, entah kenapa alat ini tidak ditemukan surat keterangan resmi Originalnya sesuai dengan yang tercantum di RAB tersebut. Cetus Ujang dengan nada heran.
Menurut Elis "Kepala seksi pelayanan Rumah sakit Pandega Kabupaten Pangandaran saat dimintai keterangan melalui pesan singkat (WA) WhatsApp menjelaskan, bahwa Rumahsakit "Pandega" hanyalah penerima manfaat. Adapun masalah anggaran dan pengadaan, Itu sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Kesehatan kabupaten Pangandaran,” Terangnya.
Sebelumnya tim Cyber88 telah berusaha menkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran drg.Yani Ahmad Marzuki MM.kes Senin (16/11) kemarin, namun Kadis sedang tidak ada ditempat.
Tim Cyber88 pun mencoba melakukan klarifikasi melalui telepon Celuler dan pesan (WA) whatshap, namun tidak mendapatkan tanggapan. Kepala dinas kesehatan Kabupaten Pangandaran seolah-olah bungkam dan enggan memberikan keterangan terkait anggaran pengadaan Alkes tersebut.
Simpang siurnya kabar ini banyak pihak yang bertanya, ada apa dengan Kadis Kesehatan Kabupaten Pangandaran...??
Apakah benar rumor yang beredar dimasyarakat, bahwa Kepala Dinas Kesehatan sedang menjalani Pemeriksaan di Polda Jabar atas dugaan anggaran Alkes sebesar 45 Miliyar Rupiah tersebut yang diduga tidak sesuai RAB. (Asep tarsa/Nanang S)


Komentar Via Facebook :