Dra Iyos Roswiati M.Si., : Ibu adalah Orang Yang Sangat dan Harus Dihormati
CYBER88 | Bandung -- Peringatan Hari Ibu yang selalu diperingati setiap tanggal 22 desember, menjadikan sebuah pengingat bagi semua insan manusia, bahwa IBU adalah orang yang sangat dan harus dihormati. Perayaan Hari Ibu dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia. Tidak hanya menghargai jasa-jasa dari seorang ibu, tetapi juga untuk perempuan secara menyeluruh.
Hal ini diutarakan oleh Kasie Pindah Datang dan Pindah Keluar, Dra Iyos Roswiati, M.Si., yang bertugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung
Menurutnya, "Peringatan Hari Ibu merupakan sebuah renungan bagi kaum hawa yang mana dalam situasi pandemi ini perlu menjaga keluarga dari ancaman Covid-19. Tidal perlu kita sering melakukan Kegiatan diluar kalau tidak ada hal yang sangat penting,” Ucapnya.
Lanjut Iyos, “Sebagai kaum ibu sangat prihatin sekali dengan adanya Pandemi ini. Kita sebagai ibu, tentunya tidak akan terlepas dari kodrat wanita. Di keluarga Ibu memiliki peran yang sangat penting. Merawat dan menjaga keluarga harus merupakan hal yang paling utama.
Apalagi di masa Pandemi ini harus terus selalu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan terutama Protokol kesehatan Covid 19 dengan menerapkan anjuran pemerinta yakni Selalu menggunakan masker bila bepertgian, Menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta tidak masuk kepada orang-orang yang berkerumun,” Tutur Iyos.
Iyos juga mengatakan, pada peringatan hari ibu tahun ini, dilaksanakan laksanakan sangat sederhana dengan mengangkat tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”.
"Perempuan dikategorikan sebagai kelompok rentan bukan karena dirinya lemah, tetapi lebih kepada mengakarnya budaya patriarki yang mau posisikan peran utama perempuan ada di ranah domestik (urusan dapur dan anak), sehingga perempuan tidak mampu untuk mengambil peran aktif di ranah publik," ujarnya.
Namun, tidak dengan Dra Iyos Roswiati, M.Si., yang kini menjabat posisi di Disdukcapil Kabupaten Bandung sebagai salah satu Kasie. Dirinya membuktikan bahwa perempuan atau Ibu mampu menduduki jabatan tersebut. (Eman)


Komentar Via Facebook :