Peduli Anak Yatim Ditengah Pandemi Covid-19, Alumni Akabri 2002 Gelar Baksos Tali Asih ke Panti Asuhan Baraya Bandung
CYBER88 | Bandung -- Pandemi COVID-19 yang telah menyebar ke hampir seluruh pelosok dunia, pada akhirnya membawa risiko yang sangat buruk bagi perekonomian dunia termasuk Indonesia dan sangat berdampak terhadap keberlangsungan hidup kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Masyarakat yang berada di garis kemiskinan bahkan sebelum adanya pandemi menjadi sektor yang paling menderita dan kehilangan banyak pekerja akibat pandemi ini.
Pemerintah sendiri sudah mengucurkan jaring pengaman sosial guna mengatasi dampak wabah yang menjangkit secara global tersebut, terutama bagi warga miskin.
Tak hanya pemerintah yang melakukan yang mengucurkan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 ini. Berbagai kalangan terus membantu pemerintah dalam menangani dampak ekonomi yang diakibatkan oleh virus tersebut.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Alumni Akabri angkatan 2002 yang terdiri dari TNI AU, AD, AL dan Polri, menggelar bakti sosial (Baksos) berupa tali asih ke Panti Asuhan Baraya Bandung, pada peringatan 18 tahun pengabdian sebagai TNI dan POLRI, Sabtu (19/12/2020).
Ketua Panitia Alumni Akabri 2002 Wilayah Bandung diwakili dari Angkatan Udara Letkol ADM Haliansyah menyampaikan, “kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari Alumni Akabri 2002 terhadap masyarakat terdampak Covid-19 dalam memperingati 18 tahun pengabdian sebagai TNI dan Polri agar tetap Solid dan mewujudkan indonesia maju,” Ungkapnya.
Dikatakannya, pada acara kegiatan ini, tak lepas dari ketentuan sebagainana di atur dalam Inpres No. 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Dalam acara ini kami tetap mejaga protokol kesehatan 3M yakni (Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak) serta tidak berkerumun, “ Kata Letkol ADM Haliansyah.
Letkol ADM Haliansyah berharap, Pandemi ini semoga berakhir agar segala aktifitas baik instansi maupun masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala. Dan semua pihak tetap mematuhi protokoler kesehatan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah,” Pungkasnya. (Red)


Komentar Via Facebook :