Seorang Mengaku Pokdar Sektor Maja Majalengka Diduga Halangi Tugas dan Intimidasi Wartawan

Seorang Mengaku Pokdar Sektor Maja Majalengka Diduga Halangi Tugas dan Intimidasi Wartawan

CYBER88 | Majalengka -- Seseorang yang mengaku Pokdar Sektor Maja Majalengka, diduga mencoba menghalangi kegiatan jurnalistik dan terkesan mengintimidasi Wartawan.

Hal ini berawal saat jurnalis Cyber88 dan Jejak kasus melakukan konfirmasi terhadap salah satu perangkat Desa Cengal, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Burhanudin Selasa (29/12/20220) di Kantor Desa Cengal.

Klarifikasi, terkait adanya polemik di masyarakat yang mempertanyakan pihak Pemerintah Desa Cengal yang membangun Ruko untuk BUMDes Beserta TPT dan pemagaran taman di lahan yang menurut Warga adalah milik Desa Angrawati.

Usai melakukan konfirmasi, kedua awak media bertemu dengan seseorang yang menyebut dirinya adalah Pokdar. Dengan nada yang kurang bersahabat, Pokdar tersebut mempertanyakan siapa kedua wartawan tersebut, dan di jawab, "Kami dari media".

Tak hanya sampai disitu, saat kedua awak media sedang beristirahat di sebuah warung kopi yang berara di Dusun Cadas Desa Argawati dan kebetulan sedang bersama salah satu perangkat Desa Cengal, tiba-tiba Jurnalis Cyber88 mendapatkan pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku dari Pokdar.

"Mungkin orang tadi yang bertemu di Kantor Desa Cengal," ujar jurnalis Cyber88 kerekan sesama jurnalis

Isi Pesan WhatsApp, "Tolong jangan mempersalahkan anggota pokdar, itu sama ajah dengan melecehkan pokdar, apalagi minta uang"

Orang yang mengaku Satgas Sektor Maja juga mengirip pesan, "desa cengal sudah masuk anggota pokdar semua perangkat, mohon jangan di permasalahkan.

"klu km py etik sok lah di desa biar enk sama kepaladesa berbicaranya (Kalau kamu punya etik silahkan di Desa biar enak berbicaranya).

Yah sy juga memahami, tp jangan di luar desa di karnakan membawa nama kepala desa, harus di desa jangan di luar.

Emang semua perangkat itu didesa cengal semuanya anggota pokdar

Sy sebagai satgas sektor maja klu mau kedesa untuk membantu sok ajah ga papa, klu untuk mempersalahkan jangan.

Itulah Pesan WharsApp yang di kirim oleh yang mengaku Satgas Pokdar Maja.

Dari kejadian ini, disinyalir ada hal yang di sembunyikan oleh pihak kepala Desa Cengal tersebut dan terkesan mendapat perlindungan dari yang mengatasnamakan Pokdar terkait dengan regulasi anggaran desa.

Selain itu, pihak yang mengaku Pokdar yang terkesan menghalang-halangi kegiatan jurnalistik tentunya bertentangan dengan UU 40 1999 tentang Pers.(Red)

Komentar Via Facebook :