Pengunjung Waterboom Lippo Cikarang Dibubarkan, RK : Ketegasan Aparat Akan Jadi Pelajaran Bagi Para Pemilik Usaha

Pengunjung Waterboom Lippo Cikarang Dibubarkan, RK : Ketegasan Aparat Akan Jadi Pelajaran Bagi Para Pemilik Usaha

CYBER88 | Bandung -- Pemerintah terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar ketentuan protokol kesehatan (Prokes). Seperti yang lakukan oleh jajaran kepolisian yang membubarkan kerumunan pengunjung di Waterboom Lippo Cikarang, Kapubaten Bekasi, Minggu (10/1) kemarin.

Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil mengatakan, pembubaran itu memang harus dilakukan. Pasalnya, pengelola menggunakan logika sendiri dengan memberikan diskon. Akibatnya penvunjung jadi banyak melebihi kapasitas.

“Kita sudah tutup itu, ya,, mudah-mudahan ketegasan dari Aparat bagi yang tidak mengindahkan protocol Covid-19 dan melanggar komitmen bersama dalam penanganan Covid menjadi pelajaran kepada pemilik-pemilik usaha agar menaati ketentuan pemerintah, “ Ucap RK saat Konferensi Pers yang didampingi oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri M.Si, Pangdam III/Siliwangi dan Kajati Jabar serta Forkopimda Provinsi Jabar usai melaksanakan Rapat Komite Penanganan Covi-19 dan pemulihan ekonomi Nasional, Senin (11/I/2021) bertempat di Mapolda Jabar.

Lanjut RK, “kita memang tidak nyaman dengan keputusan membatasi karena pasti mengurangi rezekinya tapi dalam situasi darurat, kesehatan ini harus dipermaklumkan. Oleh karena itu semua daerah-daerah wisata di Jawa Barat sama harus membatasi jumlah lokasi.

“Menjelang akhir pekan saya titipkan ke Pak Kapolda agar dilakukan inspeksi pemeriksaan pergerakan lintas khususnya yang menuju daerah-daerah wisata misalkan di puncak untuk memastikan mereka membawa surat negatif dari Covid,“ Tutur RK. (Den,s_Red)

Komentar Via Facebook :