Iran Bersitegang dengan AS, Pasukan Revolusi Langsung Adakan Latihan Rudal Balistik

Iran Bersitegang dengan AS, Pasukan Revolusi Langsung Adakan Latihan Rudal Balistik

CYBER88.CO.ID -- Pasukan Pengawal Revolusi Iran pada Jumat, 15 Januari 2021 mengadakan latihan rudal balistik dan drone di gurun tengah negara republik Islam itu.

TV pemerintah Iran melaporkan latihan rudal itu terjadi di tengah adanya ketegangan yang terus meningkat dengan Amerika Serikat (AS) atas program nuklir Teheran.

Dikutip dari Arab News, pada fase pertama latihan Jumat pagi, divisi kedirgantaraan Garda meluncurkan beberapa rudal balistik permukaan-ke-permukaan (surface-to-surface) terhadap simulasi pangkalan musuh.

Disebutkan latihan itu termasuk rudal balistik bahan bakar padat Zolfaghar dan Dezful. Drone pembawa bom juga dikerahkan yang memiliki jangkauan 700 kilometer dan hulu ledak seberat 450 kilogram.

Iran memiliki kemampuan rudal hingga 2.000 kilometer, jarak ini cukup jauh untuk menjangkau musuh bebuyutan Israel dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut.

Pada Januari 2020 lalu, setelah AS membunuh seorang jenderal tinggi Iran di Baghdad, Teheran membalas dengan menembakkan rentetan rudal balistik ke dua pangkalan Irak yang menampung pasukan AS. Akibatnya puluhan pasukan AS terluka.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran terus meningkatkan latihan militernya.

Pada Rabu, 13 Januari 2021, angkatan laut Iran mengadakan latihan rudal jarak pendek selama dua hari di Teluk Oman.

Pada Sabtu, 9 Januari 2021, Pengawal Revolusi mengadakan parade angkatan laut di Teluk Arab. Seminggu sebelumnya, Iran melakukan manuver drone besar-besaran di separuh negaranya.

Ketegangan dengan AS kembali meningkat di hari-hari lengsernya pemerintahan Presiden Donald Trump.

Donald Trump pada tahun 2018 secara sepihak menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran, di mana Teheran telah setuju untuk membatasi pengayaan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.***

Komentar Via Facebook :