Warga Kabupaten Klaten yang Berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) Akan dikasih Tanda
Ronny Roekmito Tim Ahli Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Klaten. Saat diwawancarai Media Cyber88 Biro Klaten. Selasa. (19/1/2021)
CYBER88 | Klaten - Warga Kabupaten Klaten yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) atau COVID-19 akan menjalani isolasi mandiri di rumah dan diusulkan dikasih penanda agar bisa memudahkan Pengawasan, Pasien COVID-19 di Klaten yang Isolasi Mandiri Diusulkan Ada Penanda Khusus. Rabu. 20/1/2021).
Penanda ini disediakan agar memudahkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Klaten hingga Satgas RW serta Jogo Tonggo untuk melakukan pengawasan secara maksimal.
"Saya usulkan juga, apakah memungkinkan mereka yang menjalani isolasi mandiri yang diberikan tanda, misalnya gelang seperti yang di rumah sakit itu," Ujar Ronny Roekmito Tim Ahli Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 ". Saat diwawancarai Media Cyber88 Biro Klaten. Selasa. (19/1) / 2021).
Ronny mengatakan, tujuan dari pengusulan penanda itu agar terciptanya pengawasan pasien COVID-19 secara maksimal sehingga dapat menurunkan penularan kasus corona tersebut melalui kontak erat dan transmisi lokal.
Apalagi, kata Ronny, tingkat penularan COVID-19 paling banyak di Klaten itu didominasi oleh kontak erat dan transmisi lokal. Sedangkan penularan akibat perjalanan luar daerah hanya sedikit.
Disamping itu, Ronny berharap melalui program Jogo Tonggo pasien COVID-19 yang berstatus OTG dan menjalani isolasi mandiri dari rumah juga mendapatkan pengawasan agar tidak berinteraksi dengan masyarakat lainnya selama proses isolasi mandiri.
"Kalau rumahnya tidak memenuhi syarat, nanti akan kita tarik ke tempat isolasi komunal. Instruksi Bupati, selain tempat isolasi mandiri di Edotel juga ada di Panti Semedi," jelasnya.
Kemudian, Ronny mengatakan jika selama pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) pada 11-25 Januari 2021, doa hal yang menjadi perhatian bagi Pemkab Klaten adalah menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas masyarakat.
"Mudah-mudahan PPKM ini bisa diikuti oleh masyarakat dengan baik sehingga sebaran COVID-19 di Klaten menurun. Jadi memang harus ada sinergitas antara pemerintah dan masyarakat selama simpanan ini," jelasnya. (ROMIYADI / PANUT).


Komentar Via Facebook :