Sondang Tampubolon Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P Mendukung Program Vaksin Sinovac
CYBER88 | Jakarta - Sondang Tampubolon Anggota DPR-RI/ A-158 F-PDIP/DKI Jakarta I Komisi VI dalam Rapat Komisi VI dengan Menteri BUMN dan Direktur Utama Biofarma, menyampaikan bahwa seluruh anggota DPR sangat mendukung program pemerintah, khususnya bagaimana mempercepat penyelesaian pandemi Covid-19.
“Selain prokes 3M, juga dengan program vaksinasi yaitu Vaksin Sinovac yang di produksi oleh PT.Biofarma dan secepatnya pihak Biofarma mengeluarkan hasil uji klinis agar masyarakat kita tidak ragu terhadap vaksin ini, ada 3 (tiga) hal yang harus diperhatikan, yang pertama apa keuntungan yang diperoleh oleh PT Biofarma mengimpor vaksin Sinovac, Kedua bahan baku dan proses produksinya dilakukan di Indonesia atau dalam bentuk yang sudah jadi atau masih bahan mentah dan yang ketiga maksud dari Tahap Vaksin merah Putih itu sendiri ,” jelasnya.
Selain uji klinis, anggota DPR-RI ini juga mempertanyakan keuntungan yang didapat oleh perusahaan yang bekerja sama dengan PT. Biofarma, apakah ada efek yang ditimbulkan kepada masyrakat jika sudah di vaksin dan merk dagang dari vaksin Sinovac .
“Saya berpikir bahwa tadinya vaksin Merah Putih ini ada satu kerjasama antara PT Biofarma dan Universitas karena jumlahnya cukup besar dengan jumlah 122 juta dan Saudara Dedi mengatakan harus mengulang uji klinis dari Tahap I dan II, dan nama dari vaksin Merah Putih ini apakah sudah disetujui oleh seluruh jajaran pemerintahan dan saya setuju sekali selain gratis juga Mandiri. Karena keadilan tidak harus gratis, kalau yang mampu bisa membayar itu jauh lebih baik dan kepada pak Menteri BUMN dan beserta jajaran SATGAS Covid 19, kasus Covid 19 yang tertinggi di Pulau Jawa sehingga saya berharap program vaksinasi ini diutamakan terlebih dahulu di Pulau Jawa sehingga vaksin bisa maksimal dan retribusi vaksin sesuai dengan jumlah kasus Covid 19, itu saja yang saya sampaikan mohon maaf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan. Terima kasih pak menteri beserta seluruh jajarannya." tutup Sondang Tampubolon.*


Komentar Via Facebook :