Kades Liangjulang Memberikan Himbauan Pada Warganya, Terkait Adanya Ulah Calo KTP, KK dan BPJS yang Merugikan Warga
Kades Liangjulang Tak Akan Membiarkan Siapa Saja yang Mencoba Memanfaatkan Warga Lainnya Untuk Kepertingan Pribadi
CYBER88 | Majalengka -- Adanya salah satu warga, Ppt yang menjual jasa kepada warga lain untuk pembuatan KTP, KK dan BPJS namun tidak terselesaikan dan menimbulkan permasalahan, Kepala Desa Liangjulang, Ujang Tata mengatakan, selaku kepala desa dirinya, tidak akan membiarkan siapa saja yang mencoba memanfaatkan warga lainnya untuk kepertingan pribadinya.
Hal tersebut dikatakannya saat diadakan pertemuan di rumah Ppt membahas permasalahan yang terjadi di masyarakat, yang dihadiri oleh RT serta RW setempat, Jum’at malam (12/2/2021).
Sebelumnya, beberapa warga yang membuat KTP, KK dan BPJS melalui seorang ibu rumah tangga tersebut, namun hingga kini belum selesai dan wargapun mulai mengeluhkan hal itu.
Ppt, warga RW 10, Blok Putat Barat, Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ini, selalu menawarkan jasa kepada warga sekitarnya yang mau membuat kelengkapan administrasi tersebut dengan dalih, kalau mau membuat ketiga kartu tersebut diurus oleh dirinya, pasti bisa cepat, cuma biayanya untuk pembuatan satu kartu itu harganya Rp.250 ribu,” Ungkap salah satu warga Ny (RA) pada Cyber88.co.id, Jum'at siang (12/2/3021).
RA mengatakan, "yang menjadi dasarnya saya percaya kepada dia itu, dikarenakan dia sebagai mantunya aparatur pegawai desa kami, jadi saya percaya saja dia sanggup menyelesaikan pembuatan KTP, KK dan BPJS dengan cepat, meskipun saya harus mengeluarkan uang Rp.550 ribu untuk pembuatan KTP dan KK, “Kata dia.
“Tapi sekarang kenyataannya, sampai 6 bulan belum selesai juga, bahkan ada juga yang sampai satu tahun sama enggak beres-beres, dan setiap kali ditanya baik oleh saya atau sama warga lainnya kapan akan selesai, dia (Ppt-Red) selalu berdalih dengan berbagai macam alasan, sehingga membuat saya dan yang lainnya itu kesal sekali, pak "Cetusnya.
Hal yang sama juga dikatakan Ketua RW 10, "sebenarnya sudah banyak pak, warga disini itu mengadu pada saya terkait yang dilakukan Ppt itu. Tapi saya selalu berusaha untuk membuat suasana jangan sampai memanas. Saya mengatakan pada mereka yang merasa jadi korban akan cari tahu dulu kebenarannya. Dan sayapun menanyakan langsung kepada Ppt, "Jelasnya.
Begitupun Ketua RT 05 yang juga mengatakan, "Saya sendiri mendengar, kalau Ppt itu, suka menawarkan jasa tentang pembuatan KTP, KK dan BPJS kepada warga, bahwa dirinya itu sanggup membereskan dengan cepat, tapi kenyataannya sekarang ini hampir 20 orang warga di RW 10 ini pada ngeluh, "Ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut Ppt mengaku, "harga yang saya pinta sebesar 250 sampai 300 Ribu itu, saya tidak pakai sendiri pak, saya dibantu sama ibu Ida, mungkin bapak bapak juga tahu, sama yang namanya ibu Ida itu, sayamah hanya kebagian 50 ribu dari satu kartu pak, " jelasnya.
Kades Ujang Tata, memberi penjelasan kepada Ppt dan semua yang ada di tempat itu, "Saya selaku kepala Desa disini, tidak akan membiarkan kepada siapa saja, yang mencoba memanfaatkan warga dengan dalih ingin membantu warga lainnya tanpa sepengetahuan saya, dan saya sendiri tidak akan tinggal diam, dan untuk masalah yang terjadi hari ini, silahkan selesaikan dengan baik dan penuh tanggung jawab , "Tandasnya.
Ditempat yang berbeda masih dilingkungan RW/10, Kades pun memberikan himbauan kepada warga yang berkumpul, yang merasa dirinya dirugikan oleh (Ppt),
"Saya atas nama Pemerintahan Desa Liangjulang beserta jajaran perangkat Desa lainnya, khususnya kepada warga RT/05/10 Blok Putat Barat agar selalu berwaspada, dan jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi, dan kepada siapa saja yang dirinya sudah merasa dirugikan oleh (Ppt_Red) segera datang kekantor Desa, biar kami bantu dalam mengurus pembuatan KTP, KK dan yang lainnya, sebagai bentuk perwujudan kami dalam memberikan pelayanan yang Aman, Lancar dan Kondusif serta Raharja, " Tegas Ujang Tata.


Komentar Via Facebook :