Partai Demokrat Kabupaten Klaten Solid Tolak KLB Dan Tetap Tegak Lurus Mendukung AHY
CYBER88 | Klaten - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Klaten hari ini, Senin (8/3) kembali ke sikap setia, setia mendukung kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Selain itu, DPC Partai Demokrat kabupaten Klaten menolak adanya Kongres Luar Biasa (KLB) dan seluruh keputusan kongres tersebut.
Hal itu terungkap dalam konperensi pers yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Klaten di kantor DPC Partai Demokrat, Bramen, Kota Klaten.
Pernyataan sikap dukungan, kesetiaan dan loyalitas Partai Demokrat Kabupaten serta sikap menolak adanya Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang Sumatra Utara hari Jum’at (6/3) pekan lalu itu dibacakan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klaten, One Krisnata dan didampingi oleh Sekretaris DPC, Kristyadi serta Wakil Ketua DPC, Sutrasno.
Partai Demokrat kabupaten Klaten mendukung penuh kepemimpinan di Partai Demokrat hasil Kongres kelima Partai Demokrat tahun 2020 yang menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai.
DPC Partai Demokrat Kabupaten Klaten menolak Kongres Luar Biasa di Deli Serdang tersebut karena menganggap kongres tersebut tidak sah dan menyimpang dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai.
Dimana didalam AD/ART Partai Demokrat disebutkan bahwa untuk melaksanakan sebuah kongres luar biasa diperlukan persetujuan paling tidak 2/3 jumlah DPD, 1/2 jumlah DPC dan persetujuan Ketua Majelis Tinggi Partai.
“Karena persyaratan sebagaimana diatur dalam AD/ART tidak dipenuhi maka saya menyebut kongres di Sumatra Utara itu abal abal…” ujar One Krisnata.
“Alkhamdulillah..sampai saat ini tidak ada laporan adanya pengurus partai maupun kader partai yang sudah tidak jadi pengurus dari Kabupaten Klaten yang mengikuti kongres tersebut.
Meski sempat ada tawaran atau janji dari seseorang kepada salah satu pengurus DPC dan kader partai yang sudah tidak duduk sebagai pengurus partai untuk diberi uang saku dan uang ganti tiket jika mengikuti kongres di Medan tersebut…” lanjut One.
Dan bila diketahui ada orang yang ikut kongres yang mengatasnamakan Partai Demokrat Kabupaten Klaten maka orang tersebut akan melaporkan ke pihak berwajib atas tindakan kriminal, tambah One.
Hal senada juga dinyatakan oleh anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Klaten, Siwi Kusumastuti dan Ketua Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) Kabupaten Klaten, Sri Wening. PDRI merupakan organisasi sayap partai Demokrat dari kalangan perempuan dalam konperensi pers hari ini. ( ROMIYADI AZIS ).


Komentar Via Facebook :