Pasca Kecelakaan Tanjakan Cae, Kapolsek Wado Diganti. Ini alasanya
CYBER88 | Sumedang -- Terhitung sudah 9 hari kecelakaan Bus pariwisata Sri Padma Kencana yang terperosok jatuh ke dalam jurang dengan tingkat kedalaman ± 20 Meter, yang menewaskan sampai 30 penumpang bis dari jumlah 66 orang penumpang, pada hari Rabu (10/03/21).
Pasca 9 hari kejadian kecelakaan tersebut, bertepatan pula dengan Upacara pelantikan Kapolsek Wado yang semula dijabat oleh Iptu Arispen, A.R., dan diserah terimakan kepada Iptu Suhada.
“Untuk Kapolsek yang lama dimutasikan menjadi Pama di Polres Sumedang dalam rangka menjelang pensiun yang akan berakhir di bulan Maret 2021," Ungkap Kasubbag Humas Polres Sumedang AKP. Dedi Juhana.
Upacara pelantikan tersebut berlangsung dilapangan Upacara Mako Polres Sumedang, dan dipimpin langsung Kapolres, Jum'at (19/3/21).
Dalam sambutannya Kapolres Sumedang, AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto Mengatakan, "Saya Percayakan, terselenggaranya tugas tugas kepolisian yang frofesional sesuai dengan tufoksi jabatan Kapolsek, dengan berbekal pengalaman dan komunikasi yang baik.
"Dan saya berharap, Kapolsek agar dapat mewujudkan harapan menuju Polri yang presisi, bangun soliditas institusi dan kembangkan jaringan kemitraan yang harmonis dengan instansi lainnya, agar tercipta kondusifitas secara khusus,” Jelasnya.
Lanjutnya, "Saya sampaikan juga, agar penjabat baru mendorong dan memfasilitasi instansi terkait dalam pemasangan portal bagi kendaraan besar yang akan melewati tanjakan atau turunan Cae, sudah banyak peristiwa kecelakaan yang memakan korban jiwa dilokasi tersebut, akibat ketidak taatan pengemudi kelas jalan yang dilaluinya.”
"Selamat atas jabatan yang telah dipercayakan kepada Kapolsek baru sebagai kapolsek Wado, silahkan ciptakan selalu dengan lingkungan kerja yang happy agar muncul inovatif dan berprestasi," Tutup Eko.


Komentar Via Facebook :