Meski Penambhaan Kasus Tidak Signifikan, Antisipasi Bukan Berarti Dikurangi

Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD Sumedang Siapkan 4 Ruang Rawat Inap untuk Isolasi

Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD Sumedang Siapkan 4 Ruang Rawat Inap untuk Isolasi

CYBER88 | Sumedang -- Dalam situasi Pandemik Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumedang terus meningkatkan dalam hal segi pelayanan.

Salah satu fungsi rumah sakit adalah melayani masyarakat di bidang kesehatan, hal ini dilakukan oleh setiap tempat- tempat pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas, klinik, dan rumah sakit swasta, begitupun dokter atau bidan yang buka praktek kesehatan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Sumedang, Dr. Anna Sabana menjelaskan, sentral utama pusat  pelayanan kesehatan masyarakat adalah RSUD yang ada di masing-masing wilayah. Maka dari itu, kita sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan harus terus menerus meningkatkan mutu pelayanan guna melayani pasien-pasien yang sedang membutuhkan perawatan Medis.

Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H, lanjut Anna, RSUD Kabupaten Sumedang mengadakan konsolidasi di dalam dan mempersiapkan dari berbagai unsur, terutama di lingkup pelayanan. Namun ada yang berbeda dalam hal pelayanan rawat inap, untuk sementara ditutup karna sebagian ruangan rawat inap dialihfungsikan menjadi ruangan isolasi mandiri.

Anna menjelaskan keempat ruangan yang dialihfungsikan dan digunakan sebagai ruang isolasi mandiri. Bagi pasien yang terkonfirmasi Covid-19 terdiri dari Ruangan Wijaya kusuma disediakan 11 tempat tidur, Ruangan Kenanga 1 disediakan 12 tempat tidur, Ruangan Kenanga 2 disediakan 12 tempat tidur, dan Ruangan Melati disediakan 8 tempat tidur yang akan dipakai khusus untuk Balita.

Bahkan terkonfirmasi ada satu lagi disiapkan, yaitu Ruangan Sakura dengan disediakan 16 tempat tidur. Ruangan-ruangan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi adanya Pasien-pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, karena di RSUD tersebut semakin hari makin bertambah pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Walaupun tidak begitu signifikan, hal itu pasti memerlukan ruangan khusus untuk isolasi mandiri.

Dalam segi pelayanan, Unit Gawat Darurat (UGD) lebih dioptimalkan guna mengantisipasi adanya kasus-kasus ataupun kejadian yang tidak diharapkan. Bilamana diperlukan tambahan tenaga Medis untuk pelayanan di UGD, pihak rumah sakit menyiapkan back up tambahan tenaga medis.

Kemudian untuk sarana dan prasarana, semua sudah disiapkan termasuk stok obat-obatan dan oksigen untuk pemenuhan kebutuhan para pasien. Apalagi sekarang mulai dicoba menggunakan oksigen liquid, itu sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan oksigen buat para pasien.

Komentar Via Facebook :