RSUD Kota Cilegon Rayakan HUT yang ke-20

RSUD Kota Cilegon Rayakan HUT yang ke-20

CYBER88 | Cilegon -- RSUD kota Cilegon merayakan ulang tahunnya yang ke 20 di aula RSUD, Rabu (5/5/2021).

Tampak hadir Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dr Meisuri, Kepala Dinas Kesehatan H. Dana Sujaksani, Kejari kota Cilegon Ely Kusunastuty dan seluruh  komponen ekselon III, seluruh dokter, perawat dan karyawan RSUD kota Cilegon.

Dalam pidatonya Walikota Cilegon Helldy menghimbau, RSUD kota Cilegon masih harus banyak pembenahan dan harus merubah sistim kerja, baik dalam penataan rumah sakit maupun dalam segi pelayan.  

Karena RSUD bisa tertinggal jauh dengan rumah sakit yang lain, yang gedungnya lebih bagus, yang sistim kerjanya lebih modern dan pelayanan yang lebih baik, ujarnya

Harapan saya kedepannya RSUD ini bisa lebih baik lagi saya bangga karena hari ini RSUD bisa membuat MOU sama Kejari semoga bisa bersinergi dengan baik, Jelasnya.
 
Ditemui usai acara, Dokter Hj Meisuri sebagai Plt dikrektur RSUD kota Cilegon menjelaskan, 

"Acara ulang tahun hari ini alhamdulillah pak wali bersedia datang dan memberikan motivasi kemudian memberikan dukungan sehingga mudah-mudahan ke depan nanti rumah sakit kita jadi rumah sakit yang baru sesuai dengan visi misi pak wali Cilegon Baru, modern dan bermartabat," ujarnya.

"Dalam rumah sakit terebut terdapat 400 perawat dan 900 karyawan. Jadi namanya rumah sakit sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan mempunyai memang karakteristik yang unik dan spesialistik. Karena di sini banyak sekali multi disiplin ilmu dan semua profesi ada di RSUD," jelasnya.

Yang pertama akan kami lakukan setelah mendapat himbauan pak awali tadi pastinya saya akan  lebih meningkatkan pelayanan dan  membentuk tim yang solid artinya kita harus menjadi suatu team work, tuturnya.

Karena memang tantangan ke depan banyak sekali, yaitu dampaknya covid sendiri, kemudian persaingan rumah sakit lokal sendiri itu menjadi tantangan buat kita juga RSUD, katanya.

"Alhamdulillah dengan HUT ini kami rangkaikan juga MOU dengan kajari, karena kami sebagai pelayanan publik saya tidak berharap ada masalah perdata atau hukum dan kami memang berusaha untuk bekerja sama tujuannya satu. 

Apabila kami ada masalah hukum kami nanti akan dibantu atau didampingi, kemudian kalau memang terjadi ada sengketa atau masalah perdata  Kejari juga siap membantu. Dan selain itu juga membantu opini masyarakat," Tukasnya. (Kiky)

Komentar Via Facebook :