Dialog Bisnis dan Santunan Anak Yatim Bersama HIPKA Kota Cilegon
CYBER88 | Cilegon – HIPKA kota Cilegon mengadakan acara Dialog bisnis dan santunan anak yatim yang bertempat di Green hotel Cilegon, Komplek Cilegon Green Megablok Cibeber, Selasa (4/5/2021).
Bertemakan "Peran dan Sinegitas Pengusaha Daerah, Pengusaha Swasta, BUMN, BUMD dan Pemerintah kota Cilegon dalam menciptakan 25.000 lapangan kerja dan pemilihan ekonomi pasca covid 19".
Hadir dalam acara tersebut Dedy Arisandi (ketua MD KAHMI Cilegon), Aminudin Ma'ruf (ketua BPD HIPKA Cilegon), Khoirul Umam( ketua BPW HIPKA Banten), HJ Muftihah sebagai owner,
Kemudian 3 nara sumber yaitu DRS. H. Halim Hander Joni (Direktur PT. Indorama Petrochemical), dan ketua Paguyuban Industri Kota Cilegon, Ir. H. Didan Failatunis (Pimpinan PT. Ariya Grup juga pelaku pengusaha logistic), Suparman (Kepala Disnaker kota Cilegon), perwakilan dari HIPKA pusat, para undangan dan beberapa perwakilan anak yatim.
Ditemui usai acara Amirudin ma'ruf menyampaikan, dari himpunan pengusaha. Kami, memang sengaja mengambil tema ini karena memang sesuai dengan program Walikota baru ingin menciptakan 25.000 pekerja.
“Kita ingin bawa antara CNS, BMB, dan pemerintah bisa bersatu. Kita akan menyatukan pengusaha - pengusaha dari daerah bisa, saya yakin kalau pengusaha daerah banyak memiliki kerjaan, akan banyak menyerap pekerja,” tuturnya.
Tetap harus bertahap, karena kita tidak bisa apa - apa tanpa sinergis, bagaimana caranya komponen-komponen harus sinergi dan saling bahu-membahu untuk menciptakan lapangan kerja 25.000 sampai tercapai, ungkapnya.
"Saya optimis 25.000 tenaga kerja ini akan tercipta, harapan saya Walikota yang baru ini harus mempunyai kepedulian kepada pengusaha daerah,” kata Amirudin.
Dalam kesempatan ini, kami juga melakukan santunan kepada 50 anak yatim dan acara buka bersama. Kita ngambil dari seluruh perwakilan dari beberapa wilayah di Cilegon. Antara lain Suka Damai, Kubang Laban, Randa Kari, Ciwandan dan masih banyak lagi perwakilan dari yang lainnya, terangnya.
"Kita tadi hanya simbolis saja, karena khawatir tidak keurus juga karna dibatasi oleh prokes, tapi kita sudah anggarkan,” Tandasnya. [Kiky]


Komentar Via Facebook :