Dalam Binkomsos, Danrem 062/Tn Ajak Semua Pihak Tangkis Paham Radikalisme

Dalam Binkomsos, Danrem 062/Tn Ajak Semua Pihak Tangkis Paham Radikalisme

CYBER88 | Garut -- Kepala Staf Korem 062/Tn Letnan Kolonel Arh Wahyu Jatmiko, mewakili Danrem 062/Tn memimpin kegiatan pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) dengan keluarga besar TNI (KBT) di Satkowil Jajaran Korem 062/Tn yang dilaksanakan di Aula Purnawarman Korem 062/Tn Jl. Bratayudha No. 65. Kamis (27/05/2021)

Dalam sambutan Danrem 062/Tn yang dibacakan oleh Kepala Staf Korem 062/Tn menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran semua pihak di Korem 062/Tn.

Danrem pun menyambut baik atas dilaksanakannya komunikasi sosial dengan keluarga besar TNI.

Menurutnya, hal ini untuk menumbuhkan kebersamaan, kekeluargaan, semangat persatuan dan kesatuan. Sehingga, kata dia, bisa membantu tugas pokok TNI AD, khususnya Korem 062/Tn dalam mengawal dan menjaga keutuhan NKRI.

"Berkenaan dengan kegiatan pembinaan Komsos dengan keluarga besar TNI ini sangat penting, dengan tujuan untuk mewujudkan hubungan antara Prajurit TNI AD dengan keluarga besar TNI yang lebih harmonis, "Ucap Letkol Wahyu.

Selain itu juga, lanjut dia, ini dilakukan untuk meningkatnya pemahaman tentang Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. 

Untuk berpartisipasi dalam membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI, "Urainya.

Disampaikan juga, "Kegiatan komunikasi sosial adalah sebagai salah satu metode Binter, yang merupakan wahana untuk mencapai kesepahaman dan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa.

Termasuk keluarga besar TNI adalah upaya untuk meneguhkan kembali komitmen dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan antar komponen yang selama ini menjadi binaan TNI.

Dihadapkan pada perkembangan lingkungan global, regional dan nasional akhir-akhir ini di Indonesia banyak muncul gerakan-gerakan yang terindikasi paham radikal yang mungkin terjadi.

 "Jika tidak dicermati dan diantisipasi secara dini maka bisa menjadi ancaman potensial bagi kondusifitas dan stabilitas NKRI, "Bebernya.

Kata dia, "saat ini banyak berbagai persoalan yang berkaitan dengan perkembangan paham radikal di Indonesia bukan hanya sebagai tanggung jawab TNI, Polri atau pemerintah saja.

"Namun menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa, termasuk keluarga besar TNI harus peduli guna mengantisipasi timbul dan berkembangnya faham radikal ke permukaan.

Kemudian, peran seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk bersama-sama sebagai tanggung jawab moral dalam membangun NKRI, "Tutupnya.

Sebagai informasi, "turut hadir pada acara tersebut diantaranya Para Kasi, Dan/Kasatbalak Jajaran Korem 062/Tn, Ketua PPAD, Ketua PEPABRI, Ketua LVRI, Ketua PIVERI, Ketua PERIP, Ketua PPM, Ketua KB FKPPI, Ketua PPM dan Ketua HIPAKAD Sewilayah Priangan. [*as]

Komentar Via Facebook :