Cegah Covid-19, Pusat Grosir dan Eceran Pasar Pagi Kota Tegal Hari Jumat di Liburkan
CYBER88 l Tegal -- Pasar Pagi yang bertempat di Jln. Ahmad Yani Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, sebagai pusat grosir dan eceran dan Pasar terbesar atau Pasar induk di Kota Tegal, yang di kenal dengan sebutan Pasar Tegal Gubuknya, seiring meningkatnya jumlah kasus Covid-19, di Kota Tegal hari Jumat diliburkan. Rabu (30/6/2021).
Menindak lanjuti
Surat Edaran (SE ) Wali Kota Tegal No.443/017 tanggal 25 Juni 2021 tentang Perpanjangan Masa Pemberlakuan Peningkatan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) berbasis Mikro di Kota Tegal dan mulai 25 Juni 2021,bersama ini kami sampaikan bahwa selama PPKM Mikro waktu oprasiaonal Pasar Tradisional di wilayah Kota Tegal.
Meliputi
Pasar Kejambon, Pasar lagon, Pasar Martoloyo, Pasar Randugunting, Pasar Bandung, Pasar Sumur Panggang, Pasar Krandon, Pasar Karangdawa, Pasar Muarareja.Oprasional Pasar Tradisional tertentu yang di kecualikan. Pasar Pagi dari pukul 05.00 Wib s.d. pukul 16.00 Wib. Pasar kraton Kios 07.00 Wib s.d. 20.00 Wib. Los dan Tebokan dari jam 03.00 Wib s.d. pukul 16.00 Wib.untuk Pasar Alun-alun Pasar malam dari pukul 16.00 Wib s.d. 22.00 Wib. Pasar loak dari pukul 07.00 Wib. s.d. pukul 15.30 Wib. Pasar Burung di PPIB dari pukul 09.00 Wib. s.d. pukul 15.00 Wib. Oprasional Pasar Tradisional pada hari Jumat diliburkan 1 (satu) hari dalam 1 (satu ) minggu, untuk dilakukan penyemprotan disinfektan demi sterilnya lingkungan pasar.
Pada saat Surat Edaran (SE) berlaku.Surat Edaran Dinkop ,UKM dan Perdagangan No.155/059 tanggal 22 Juni 2021 tentang Perpanjangan Masa Pemberlakuan Peningkatan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di cabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Dinkop,UKM Perdagangan melalui Kepala Pasar Pagi Carimun mengatakan,bahwa hasil musyawarah dengan Paguyuban Pasar Pagi bahwa hari Jumat diliburkan.Selama libur juga akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan dan disemprotkan kesemua Kios,Lapak maupun Conter serta fasilitas umum lainya yang ada di Pasar Pagi,guna mencegah penyebaran Covid-19.
Setiap harinya juga petugas, selalu menghimbau dengan pengeras suara agar penggujung Pasar Pagi selalu memakai masker dan cuci tangan dulu sebelum masuk Pasar,ditempat yang sudah di sediakan serta selalu mengunakan protokol kesehatan,hindari kerumun dan juga hidari berdesak-desakan,"ucapnya.
Ketua Paguyuban Pasar Pagi Oi yondra di dampingi Bendahara Danisah merespon dengan baik apa yang di ambil oleh Dinkop, UKM Perdagangan bahwa untuk mencegah penyebaran covid-19 perlu bergerak dengan cepat dan tanggap terutama para pedagang untuk setiap kios maupun lapak dan conter selalu menggunakan protokol kesehatan.dengan menyediakan henseniteser.Juga perlu kesadaran penggunjung agar selalu menggunakan masker dan jaga jarak setiap berbelanja di Pasar Pagi. (Edi Susanto).


Komentar Via Facebook :