Diduga Ada Pemotongan Honor RT dan Kadus di Desa Rengasdengklok Selatan
CYBER88 | Karawang -- Adanya ungkapan RT dan Kadus yang mengatakan bahwa untuk honor yang diterima tidak full 100%, dikarenakan adanya dugaan pemotongan honor untuk RT sebesar Rp 25.000.
Seperti yang diungkap RT yang enggan namanya dipublikasi mengatakan, "Honor Kami di potong Dua puluh lima ribu (25.000) dengan alasan yang tidak jelas ,karena nilai uang honor yang diterima didalam amplop sudah berkurang jumlahnya". Ungkapnya.
Hal senada diungkap seorang Kepala Dusun lama, sebut saja Mr Boy yang mengalami dugaan pemotongan honor bahwa, "Honor yang diterima oleh saya yang seharusnya dua bulan sebesar Rp 3.300.000,00,- , namun yang diterima hanya satu bulan," bebernya.
Sementara ditempat yang terpisah, Kepala Desa Rengasdengklok selatan Hj Asih Mintarsih menyatakan, ketidaktahuannya perihal adanya dugaan pemotongan Honor para RT dan Kadus, sehingga mengarahkan untuk konfirmasi langsung kepada Gio selaku Bendahara Desa. Pintanya kepada Cyber88, Rabu (18/8/2021).
"Adanya dugaan pemotongan honor tersebut dibantah oleh Gio selaku Bendahara Desa, pasalnya uang yang diduga dipotong sebesar Rp 25.000,00 tersebut merupakan untuk pembuatan LPJ dan lain - lainnya seperti untuk biaya RAB, pembelian kertas, materai, DPMD, SP2D," dalihnya.
Ditengah konfirmasi, Gio selaku Bendahara Desa Rengasdengklok Selatan menyatakan bahwa untuk pencairan honor tersebut langsung dipotong, pasalnya jika diberikan langsung pasti langsung habis, sehingga terlebih dahulu dipotong untuk keperluan tersebut, lanjutnya.
"Adapun perihal dugaan pemotongan Honor Kadus lama, itu berdasarkan kebijakan hasil kesepakatan mediasi dimana saat mediasi perangkat lama diwakili oleh Cito dan Wakil Rustani dan kami dari perangkat baru, dan dari hasil kesepakatan mediasi tersebut yaitu 1 bulan untuk Kadus yang lama dan 2 bulan untuk yang baru," pungkasnya. (Hys)


Komentar Via Facebook :