Car Free Day Pawon Cilegon Dibuka kembali
CYBER88 | Cilegon -- Setelah hampir 2 tahun car free day Pawon yang berada di area jogging track krakatau junction Cilegon ditutup karena pademi Covid-19, hari ini dibuka kembali, Minggu (5/9/2021).
Pembukaan ini dihadiri oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian dan para dinas-dinas terkait.
"Alhamdulillah hari ini kedatangan Walikota, Dandim kodim0623/Cilegon, juga dengan dinas-dinas Pol PP gugus tugas covid19 , responnya cukup bagus," ujar Iim Ibrohim selaku ketua Pawon Cilegon.
Di jumpai saat acara Iim Ibrohim menyampaikan, hari ini pedagang yang berjualan hanya 100 stan yang seharusnya ada 230 stan yang sudah di ijinkan untuk bisa memulai usahanya.
"Sebenarnya total anggota ada 508 yang di SK kan oleh pemerintah, yang tersaring hanya 223 dikarenakan ada persyaratan yang harus di penuhi yaitu vaksinasi.
Dari 223 yang siap berjualan hanya 100 kemungkinan karena kurangnya persiapan.karena sk nya baru saya terima hari jumat kemarin hanya ada waktu satu hari untuk persiapan," ujarnya.
Bukan hanya pedagang yang harus di vaksin, para pengurus Pawonnya pun yang belum vaksin tidak boleh ada dalam acara ini. Ini sudah menjadi ketentuan yang harus kita ikuti. "Ada 23 pengurus baru 14 orang yang sudah di vaksin dan sisanya belum bisa aktip di Pawon".
"Untuk para pengunjung juga hari ini belum begitu ramai, dilema juga sebenarnya karena masuk area di sarankan sudah di vaksin. Tetapi bagaimana dengan keluarga yang membawa anaknya. Tidak mungkin anaknya di titipkan di luar," kata Iim.
"Harapan saya kedepan situasi segera normal agar semua anggota(508) bisa berjualan.dan dapat keringanan dan kebijakkan dari pemerintah kota seperti kesepakatan yang sudah kita sepakati," pungkasnya.
Iptu Atep Mulyana Kapolsek Purwakarta Cilegon, tampak siaga di lokasi didampingi anggota yang lainnya menjaga keamanan. Bila terjadi kriminalitas bagian lainnya untuk memberikan himbauan karena tetap dimasa pandemi ini bisa lebih menjaga prokes.
"Ini memang untuk menstabilkan ekonomi tapi tetap kita harus jaga jangan sampai hari pertama nanti grafik naik lagi," ujarnya.
Anggota personil Polsek kita turunkan 6 kemudian dibantu juga ada jawara sekitar 6 orang 1 regu yang di bawah pimpinan pak Ugum.
Lanjutnya "Saya kira maksimal karena ini hanya 25% dari pedagang sehingga terlihat longgar dan tidak ada kepadatan, jalan jalur sebelahnya juga tidak dipakai untuk berjual juga. Sehingga keluarga atau yang berkunjung masih tetap bisa berjalan," tutupnya. [Kiky]


Komentar Via Facebook :