Warga Dusun 1 Desa Sidowaluyo Gotong Royong Bangun Rumah Mbah Nuwarte

Warga Dusun 1 Desa Sidowaluyo Gotong Royong Bangun Rumah Mbah Nuwarte

CYBER88 | Lamsel -- Warga Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), beramai-ramai bergotong royong membedah rumah milik Nuwarte (70) yang tidak layak huni, pasalnya warga Dusun 1, Desa Sidowaluyo merasa prihatin dengan kondisi rumah Mbah Nu, sehingga mereka bergotong royong membedah rumahnya.

Di tempar terpisah kepada awak media cyber88.co.id, Kades Sidowaluyo mengatakan, Saya sangat terharu melihat kerukunan warga Dusun 1 ini, dan saya sangat mengapresiasi masyarakat di Dusun 1 yang sangat peduli dengan kondisi salah seorang warga  yang rumahnya tidak layak untuk dihuni dan dalam keadaan sakit struk juga.

“Kendati dalam keadaan sakit struk dan sedang pandemi Covid -19, kepedulian warga untuk membantu sesama tidak pernah luntur. Bahkan mereka rela bergotong royong mendirikan rumah yang layak untuk dihuni mbah Nuwarte bersama istrinya,” ujar Kades.

Haroni mengungkapkan bahwa mbah Nuwarte telah lama menempati rumah itu dan sejak lima tahun silam, ia menderita penyakit lumpuh/struk, sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari istrinya yang bekerja sebagai buruh tani.

Saat ini Mbah Nuwarte hanya berharap kepada istrinya yang setia mendampinginya dengan hanya bekerja sebagai buruh tani.

"Dana untuk pembangunan bedah rumah berasal dari sumbangan warga setempat, umat sedharma dan bantuan dari Desa sejumlah sekitar 17-20 juta, saat ini rumah itu sudah ditempati dengan ukuran yang seadanya, yakni lebar enam meter dan panjang enam meter, (6X6 m)," ungkap Haroni.

Kendati demikian, Haroni mengatakan akan memprioritaskan bantuan program bedah rumah dan kebutuhan sembako bila ada.

"Kita usahakan Mbah Nuwarte dan istrinya mendapatkan bantuan berupa sembako bila ada, dan walaupun Mbah Nu memiliki anak laki-laki namun keadaan anaknya juga sulit,” jelas kades Haroni.

“Masih ada rumah yang tidak layak dihuni dan pihak Desa akan membantu secara bergotong royong atau melalui program Kementrian PUPR bila ada," pungkasnya. [Andy]

Komentar Via Facebook :