Bah Taryo Pejuang Rupiah Asal Garut

Bah Taryo Pejuang Rupiah Asal Garut

CYBER88 | Garut -- Seorang kakek penjual Cilok di Garut, Jawa Barat. kadang-kadang kakek penjual cilok tersebut gemetar saat berdagang. Banyak lansia yang tak patah semangat menjual makanan dan minuman. Padahal di usia mereka ini seharusnya sudah istirahat dengan nyaman di rumah tanpa harus membanting tulang.

Kakek bernama Abah Taryo (73) Tahun Warga Kp.Cikalong RT 03 RW 06 Desa Tanjungsari Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut yang Menjual Cilok dengan keuntungan 200 rupiah. Kisah Bah Taryo pertama kali diunggah. @infogarut dalam akun instagramnya. Dalam postingannya, @infogarut Sumber instagram @partners_in_goodness.

Dalam unggahannya disebutkan bahwa bah Taryo menjual cilok milik orang lain dengan keuntungan 200 rupiah perbijinya, dalam sepekan, bah Taryo perdagangan cilok keliling 3 sampai 4 hari mengingat kondisinya yang sudah lansia.

Abah Taryo, Setiap hari ia berjalan berkilo kilo meter untuk menjajakan dagangnya ke kawasan karangpawitan sampai Garut kota. Tak nampak keluh kesah di raut wajah, bahkan terlihat begitu menikmati pekerjaan sebagai pedagang kecil.

Bagi Abah Taryo, mengemis adalah haram. Meski raganya telah rapuh, ia tetap bersemangat mengais rezeki halal dari hasil penjualan. Bahkan, hingga larut malam. Daripada mengemis mah. Lebih baik bisnis saja meskipun hasilnya tak seberapa. Niatkan saja mencari nafkah ini ibadah,” tuturnya, ( ANDI ).

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :