Kecamatan Cigombong Bogor Gelar Musrembang untuk Perencanaan 2023
CYBER88 | Bogor -- Kecamatan Cigombong kabupaten Bogor laksanakan Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan, Rabu (26/01/2022).
Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, S.STP. menyampaikan, bahwa Musrenbang dilaksanakan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang berfungsi sebagai Dokumen perencanaan Tahunan.
Kata dia, Pemerintah Kabupaten Bogor perlu menyelenggarakan Forum Musrenbang secara berjenjang, mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten.
Penyusunan rencana pembangunan, sambung dia, pada dasarnya merupakan hasil perencanaan dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah (Bottom Up Planing and Top Down Planing) melalui tahapan-tahapan penyusunan mulai dari tingkat desa Sampai dengan tingkat pusat dipadukan dengan pengendalian dari pusat sampai dengan desa.
Lebih lanjut Camat menyampaikan, usaha-usaha pembangunan akan lebih lancar dan hasilnya akan lebih maksimal apabila perencanaan dapat terpadu dan harmonis antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat dengan berpedoman dan tetap berada dalam kerangka Sistem Nasional.
Rencana Pembangunan Tahunan Kecamatan disusun berdasarkan hasil penemuan masalah, inventarisasi sumber daya dan kebutuhan masyarakat untuk jangka waktu satu tahun mendatang sebagai realisasi dari rencana strategis Pembangunan Kabupaten Bogor, yang dibahas dan dirumuskan dalam Forum Musrenbang Kecamatan, "Urai dia.
Dijelaskannya juga, ujar dia, pada tahun anggaran 2022, kecamatan Cigombong menerima kucuran APBD Kabupaten Bogor sejumlah Rp 15.769.466.355 yang diperuntukan pada sektor pendidikan, PU dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Tenaga Kerja, Pangan, Pertanian, Perikanan, serta Peternakan.
Berdasarkan jumlah anggaran diatas, jika dibandingkan dengan anggaran 2021 yang telah direalisasi ada penurunan, yakni pada tahun 2021 sebesar Rp 20.000.000.000. Hal ini disebabkan program Samisade pada tahun 2022 belum dimasukan dalam Rencana Realisasi Anggaran Tahun 2022 yang tertuang dalam lembaran Sosialisasi Program dan Kegiatan Pembangunan Daerah untuk Kecamatan Cigombong Tahun Anggaran 2022.
Untuk itu, jika program Samisade masuk, kemungkinan ada kenaikan yang signifikan, "Ucapnya.
Di sisi lain, pada Musrenbang Tahun ini untuk usulan Tahun Anggaran 2023, masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur sebesar 80% yang meliputi pendidikan, jalan, penataan ruang, pemukiman dan perumahan, dengan kata lain masih lebih banyak pada pembangunan fisik atau infrastruktur, "Papar Camat.
Hal lain, pada tahun 2022, masih ada anggaran yang tertinggal, yaitu pengadaan tanah untuk pembangunan SMP Negeri 3 Cigombong, padahal sudah diajukan sejak tahun 2020, kemungkinan hal ini terkait kondisi keuangan daerah yang terbentur oleh anggaran penanganan Covid-19. Semoga belanja tanah tersebut dapat terealisasi pada tahun anggaran 2023 agar aksesibilitas masyarakat dalam pendidikan jenjang SMP pada tiga desa yang meliputi Desa Cisalada, Pasir Jaya, dan Ciburayut dapat terlayani.
Adapun kebutuhan anggaran pengadaan tanah tersebut sekitar Rp 5.000.000.000 untuk lahan seluas 6.000 hingga 10.000 m persegi, "Tukasnya.
Di lain tempat, salah seorang tokoh masyarakat Cigombong, Engkan dan merupakan anggota BPD Srogol, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatiannya kepada masyarakat Cigombong yang dibuktikan dengan kucuran anggaran yang cukup besar.
"Termasuk di dalamnya program SAMISADE meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19 masih memperhatikan pembangunan infrastruktur, "Ujar dia.
Pokoknya luar biasa. Harapan, pada tahun sekarang dan seterusnya tetap perhatian Bupati dan jajarannya tidak berubah, bahkan bertambah perhatiannya. Selain itu, juga jajaran pemerintah Kabupaten Bogor, terutama Dinas terkait harus lebih mengencangkan pengawasan agar terjaga kualitas pembangunannya, termasuk pencegahan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain kepada Bupati, kami ucapkan terima kasih kepada aparatur pemerintahan Kecamatan Cigombong yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat, "Pungkasnya.


Komentar Via Facebook :